liputanindo.com – Info membanggakan kembali datang dari Bakat muda Indonesia di kancah balap Global. FIM baru saja merilis daftar sementara (provisional entry list) Demi pebalap reguler gelaran Moto3 Junior 2026. Dan seperti yang sudah banyak diprediksi, nama M. Kiandra Ramadhipa Formal tercatat sebagai salah satu kontestan yang akan bertarung di ajang bergengsi tersebut.

Evolusi Nama, Peningkatan Level
Terdapat yang menarik di musim 2026 ini. Kalau tahun-tahun sebelumnya kita mengenal ajang ini dengan nama JuniorGP, mulai tahun ini FIM melakukan rebranding menjadi Moto3 Junior. Perubahan ini juga diikuti oleh kelas kadet di bawahnya, di mana European Talent Cup (ETC) yang tahun Lewat menjadi tempat Ramadhipa menempa mental, kini berganti nama menjadi Moto4 European.
Langkah Ramadhipa ke Moto3 Junior bukanlah tanpa Argumen. Setelah performa gemilangnya di tahun 2025—di mana ia sukses mengumandangkan Indonesia Raya dengan kemenangan dramatis di Catalunya dan Magny-Cours—kenaikan kelas ini adalah progres logis dalam jalur Road to MotoGP.

Kembali Melakoni “Double Duty”
Tahun 2026 ini akan menjadi ujian fisik dan mental yang luar Lazim bagi pebalap asal Sleman ini. Pasalnya, Ramadhipa akan kembali membalap di dua kelas sekaligus dalam satu musim:
-
Moto3 Junior: Membela Junior Talent Team (dengan nomor start #17 berdasarkan daftar FIM).
-
Red Bull Rookies Cup (RBRC): Melanjutkan kiprahnya di ajang one-make KTM yang menjadi incaran para pencari Potensi dunia.
Tahun 2025 Lewat, ia sukses membagi Pusat perhatian antara ETC dan RBRC. Kini, tantangannya naik satu level Kembali karena motor Moto3 Junior Mempunyai spesifikasi yang jauh lebih mendekati motor di Kejuaraan Dunia Moto3 sesungguhnya dibandingkan motor Moto4/ETC.
Status “Provisional” dan Deadline Maret
Meskipun nama Ramadhipa sudah terpampang Konkret di urutan ke-17 dalam daftar pebalap yang diterima, statusnya Demi ini Lagi “Provisionally Accepted Riders”. Apa artinya?

FIM memberikan syarat ketat bagi seluruh pebalap yang masuk daftar ini. Mereka diwajibkan Demi melakukan pendaftaran secara online dan mengonfirmasi aplikasi mereka paling lelet Rontok 16 Maret 2026. Kalau tenggat waktu ini terlewati tanpa konfirmasi, kursi panas tersebut akan langsung ditawarkan kepada pebalap lain yang Demi ini Lagi mengantre di daftar tunggu (waiting list). Tetapi, mengingat ini adalah jalur Formal pembinaan Astra Honda, tentu urusan administratif ini dipastikan akan berjalan Fasih.
Cita-cita Baru Indonesia
Setelah Veda Ega Pratama sukses menembus Kejuaraan Dunia Moto3 di tahun ini, beban dan Cita-cita kini Terdapat di pundak Ramadhipa Demi Lanjut menjaga nyala api prestasi Indonesia di Eropa. Dengan jadwal yang sangat padat antara seri Moto3 Junior dan RBRC yang seringkali berbarengan dengan akhir pekan MotoGP, 2026 akan menjadi tahun pembuktian bagi “The Next Indonesian Star” ini.
Mari kita dukung Lanjut perjuangan Ramadhipa agar Pandai memberikan hasil maksimal dan segera menyusul rekan-rekannya ke level Grand Prix!
Taufik of BuitenZorg | @liputanindo
