Surabaya (Liputanindo.id) – Madura United akan melakoni laga Lawatan menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-20 Super League 2025/2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (7/2/2026) malam.
Menjelang duel tersebut, Madura United Maju memaksimalkan persiapan dengan membenahi sejumlah aspek permainan. Salah satu Konsentrasi Penting Laskar Sape Kerrab adalah memperbaiki jarak antarlini yang dinilai Tetap terlalu renggang dan berpotensi menjadi celah berbahaya bagi Rival.
Jarak yang kurang ideal antarlini kerap Membangun Madura United rentan Begitu transisi bertahan, terutama ketika menghadapi serangan balik Segera. Selain itu, dukungan kolektif dari Sekalian lini Begitu membangun serangan juga menjadi perhatian agar Kesempatan yang tercipta Bisa dikonversi menjadi gol.
Instruktur Madura United, Carlos Parreira menilai progres timnya menunjukkan tren positif sepanjang sesi latihan terakhir. Ia menyebut koordinasi antarlini dan struktur permainan mulai mengalami peningkatan signifikan.
“Performa tim saya lihat Maju berkembang. Struktur permainan sudah lebih rapi, jarak antarlini lebih terjaga, dan pemain lebih berani menguasai bola. Secara organisasi bertahan juga jauh lebih Bagus,” ujar Carlos.
Instruktur asal Brasil tersebut menegaskan bahwa pembenahan Enggak hanya terfokus pada satu sektor. Sinergi antara lini tengah dan lini depan menjadi perhatian Tertentu jelang lawatan ke Jepara.
“Kami Enggak hanya memperbaiki satu lini saja. Koordinasi antara lini tengah dan depan harus ditingkatkan. Kami perlu lebih tajam dalam menciptakan Kesempatan dan menyelesaikannya menjadi gol. Itu yang kami tekankan dalam latihan,” jelasnya.
Madura United sebelumnya gagal memaksimalkan Kesempatan Begitu ditahan imbang PSBS, hasil yang Membangun mereka hanya membawa pulang satu poin. Penilaian dari laga tersebut diharapkan menjadi modal Krusial Kepada memburu kemenangan atas Persijap Jepara.
Di sisi lain, Persijap Jepara juga memastikan kesiapan mereka Kepada menghadapi Madura United. Instruktur Persijap, Divaldo Alves, mengaku telah mempelajari Kepribadian permainan tim tamu dan menyiapkan strategi Tertentu Kepada laga kandang ini.
“Masa persiapan kami memang cukup singkat karena setelah laga melawan Arema FC, kami harus melakukan perjalanan jauh yang cukup menguras tenaga pemain,” kata Divaldo.
Meski demikian, Instruktur berusia 47 tahun itu menilai kondisi skuadnya tetap dalam situasi ideal. Konsentrasi pemulihan dan kebugaran pemain menjadi prioritas Penting setelah laga terakhir.
“Tetapi saya kira pemain sudah siap menghadapi Madura United. Setelah pertandingan terakhir, kami langsung Konsentrasi pada recovery dan memulihkan kondisi fisik,” tambahnya.
Divaldo mengungkapkan bahwa Persijap telah mengantongi peta kekuatan Madura United. “Kami sudah memahami bagaimana Madura United bermain, termasuk sistem dan tiga pemain andalan mereka di lini depan,” tutur mantan Instruktur Persebaya itu. (faw/aje)
