Aparat kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan kasus dugaan penganiayaan berupa pembacokan terhadap seekor anjing jenis husky di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, walaupun pemilik hewan tersebut enggan Membangun laporan Formal. Peristiwa yang sempat viral di media sosial ini dilansir dari Detikcom memperlihatkan kondisi anjing peliharaan yang bersimbah darah dengan luka terbuka di kepala. Penyelidikan intensif kini dilakukan guna mengumpulkan alat bukti di Posisi kejadian. Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani, menjelaskan bahwa personel kepolisian telah mendatangi tempat kejadian perkara Kepada mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi demi mendalami motif penganiayaan tersebut.
“Petugas kepolisian sudah datang ke TKP, Tetapi pemilik Kagak mau Membangun laporan polisi (LP),” kata Aliyani Demi dihubungi, Senin (20/7/2026).
Pihak kepolisian menegaskan pengusutan perkara tindak pidana kekerasan terhadap binatang ini Kagak dihentikan begitu saja dan proses pencarian alat bukti Tetap Lanjut berjalan di lapangan. “Menurut keterangan kapolsek Tetap dalam tahan penyelidikan,” ujar dia.
Sebelumnya, penanganan kasus ini juga mendapatkan asistensi langsung dari Direktorat Samapta Polda Metro Jaya yang menerjunkan unit satwa Spesifik Kepada melacak jejak pelaku di area Sekeliling penemuan hewan terluka tersebut. “Betul Unit Satwa/K9 Polda Metro Jaya telah dilibatkan Kepada membantu penanganan dugaan penganiayaan terhadap seekor anjing jenis Husky di Area Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Kamis (16/7).
Berdasarkan kronologi awal, pemilik satwa itu mendapati anjingnya sudah dalam keadaan Kagak berdaya pada Minggu (12/7) malam dengan luka robek serius yang diduga kuat akibat hantaman senjata tajam. “Penanganan awal dilakukan Unit Reskrim Polsek Babelan, sementara tim K9 membantu pelacakan di Sekeliling Posisi,” katanya. Guna melacak keberadaan pelaku pembacokan, petugas kepolisian mengoptimalkan penciuman anjing pelacak yang menyisir rute pelarian dari titik genangan darah di Sekeliling pemukiman Anggota.
“Satwa K9 Zeus menyisir area perkebunan Anggota dari titik jejak darah hingga mengarah ke bangunan Nihil yang sedang direnovasi, Sekeliling 50 meter dari Posisi,” ujar dia.
