Polisi pastikan akses Simpang Empat-Talu Dapat ditempuh usai longsor

Polisi pastikan akses Simpang Empat-Talu bisa ditempuh usai longsor

Akses jalan menuju Talu Talamau sempat terputus akibat longsor pada Sabtu malam. Berkat kerja sama Segala pihak maka akses jalan kembali Dapat ditempuh kendaraan

Simpang Empat (ANTARA) – Jajaran Kepolisian Resor Pasaman Barat melalui Kepolisian Sektor Talamau Serempak tim gabungan lainnya memastikan akses jalan provinsi dari Simpang Empat menuju Talu Talamau sudah Dapat dilalui kendaraan setelah tertutup longsor pada Sabtu (25/7) malam.

“Akses jalan menuju Talu Talamau sempat terputus akibat longsor pada Sabtu malam. Berkat kerja sama Segala pihak maka akses jalan kembali Dapat ditempuh kendaraan,” kata Kapolres Pasaman Barat AKBP Akbar Tribawanto didampingi Kapolsek Talamau Iptu Fifriki Candra di Simpang Empat, Minggu.

Menurutnya curah hujan yang tinggi pada Sabtu (25/7) sore menyebabkan longsor di Pesanggiang Jorong Perhimpunan Nagari Talu Kecamatan Talamau pada pukul 18.30 WIB.

“Material longsor menutupi badan jalan yang menghubungkan Talu menuju Simpang Empat,” katanya.

Pihaknya di Rendah pimpinan Kapolsek Talamau Iptu Fifriki Candra dengan menurunkan sejumlah personel langsung ke lapangan memberikan Sokongan.

“Kita melakukan peninjauan dan rekayasa arus Lampau lintas, serta melakukan koordinasi dengan Pemkab Pasaman Barat terutama Dinas Pekerjaan Lumrah Buat dapat mendatangkan alat berat guna pengerukan material longsor,” kata Kapolsek Talamau Iptu Fifriki Candra.

Dengan kerja sama Segala pihak mulai dari jajaran Polsek Talamau, Pemkab Pasaman Barat, dan TNI maka material longsor Dapat dibersihkan dengan alat berat.

Jalan itu akhirnya dapat dilalui kendaraan pada Sabtu (25/7) Sekeliling pukul 23.30 WIB.

Ketika ini jajaran Polsek Talamau Lanjut melakukan pemantauan dan mengatur Lampau lintas agar di Letak longsor Kagak terjadi antrean panjang kendaraan.

Dia mengimbau kepada pengendara agar tetap meningkatkan kewaspadaan Apabila melalui jalan menuju Talu Talamau atau sebaliknya.

Dia menjelaskan Distrik Kecamatan Talamau didominasi oleh Distrik perbukitan dan rawan terjadinya bencana alam berupa longsor, pohon tumbang maupun banjir.

Apalagi Distrik Talamau pernah menjadi pusat gempa pada 2022 Lampau dan juga dilanda bencana hidrometeorologi pada November 2025. Sehingga tanah perbukitan dan jalan banyak yang retak dan rawan terjadinya longsor dan jalan amblas.

Pihaknya Serempak tim gabungan juga telah mendorong terbentuknya tim tanggap bencana di tiap nagari (desa) yang Eksis di Kecamatan Talamau yang menjadi tim awal yang akan terjun ke Letak bencana sebelum adanya Sokongan dari kabupaten.