Polisi beri pengamanan rumah yang ditinggal pengungsi TPA Jatiwaringin

Polisi beri pengamanan rumah yang ditinggal pengungsi TPA Jatiwaringin

Kabupaten Tangerang (ANTARA) – Kepolisian Daerah (Polda) Banten, memberikan pengamanan terhadap area permukiman Sekeliling Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang ditinggalkan penghuninya mengungsi akibat terdampak asap kebakaran.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki di Tangerang, Rabu mengatakan, Ketika ini pihaknya telah menerjunkan petugas keamanan dari jajaran Polresta Tangerang Kepada memberikan pengawasan terhadap tempat tinggal Anggota pengungsi.

“Ketika ini Terdapat 192 orang yang mengungsi. Seluruh Bagus tempat tidur pengungsian sudah disiapkan,” ucapnya.

Ia menyebut, Kepada mengantisipasi gangguan keamanan selama rumah-rumah Anggota ditinggalkan, jajaran kepolisian mengintensifkan patroli di kawasan permukiman.

“Pengawasan dilakukan terutama pada malam hari, ketika sebagian besar Anggota memilih mengungsi karena asap kebakaran semakin pekat akibat arah embusan angin,” kata dia.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Indra Waspada menambahkan, patroli dilakukan secara rayon dengan melibatkan personel gabungan dari sejumlah Polsek.

“Jadi selain melakukan tugas di area kebakaran, petugas Polri juga melaksanakan tugas yang berada di pos pengungsian, termasuk juga melaksanakan giat patroli rumah-rumah yang ditinggalkan tadi,” ungkapnya.

Selain itu, polisi juga mendirikan tujuh titik penyekatan di Sekeliling TPA Jatiwaringin guna membatasi akses masyarakat ke Letak kebakaran.

“Hanya petugas yang terlibat dalam operasi pemadaman, seperti personel pemadam kebakaran, Manggala Agni, BNPB, TNI, Polri, tenaga medis, dan instansi terkait yang diperbolehkan melintas,” terangnya.

Indra menambahkan, pihaknya turut mengerahkan Sekeliling 25 personel Sat Samapta setiap hari Kepada melakukan penyisiran di area kebakaran.

“Kami juga akan menyiapkan sebanyak kurang lebih 25 personel dari jajaran Sat Samapta Kepada setiap harinya akan melakukan penyisiran menggunakan motor trail yang sudah kita persiapkan,” kata dia.

Sebelumnya, kebakaran TPA Jatiwaringin terjadi sejak Selasa (30/6) dan hingga kini Tetap dalam proses penanganan. Operasi pemadaman melibatkan petugas gabungan dengan dukungan alat berat, helikopter water bombing, hingga personel Manggala Agni guna dari Kemenhut.