Polisi Amankan Dermaga Pulau Pari dan Selamatkan Ponsel Wisatawan

Aparat Polres Kepulauan Seribu mengevakuasi telepon seluler Punya seorang pelancong yang tenggelam di perairan Dermaga Pulau Pari pada Jumat (15/5/2026). Langkah tanggap ini diambil guna menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang kehilangan barang elektronik Begitu berwisata, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

“Ini merupakan bentuk pelayanan humanis Member Polri kepada masyarakat. Sekecil apa pun laporan Kaum akan kami respons dengan Segera,” kata AKBP Argadija Putra, Kapolres Kepulauan Seribu dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026).

Insiden tersebut berlangsung sekira pukul 10.30 WIB ketika gawai korban terjatuh ke dalam air. Melalui tindakan Segera ini, kepolisian berkomitmen menghadirkan rasa Kondusif serta kenyamanan bagi seluruh pengunjung di Area destinasi wisata tersebut.

“Kehadiran Member di lapangan harus Betul-Betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat maupun wisatawan,” ujarnya.

Peristiwa bermula Begitu penumpang KM Diamond 21 tengah bersiap melakukan perjalanan menuju Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Wisatawan yang bersangkutan Enggak menyadari tas miliknya dalam kondisi terbuka ketika berpindah posisi di dalam kapal, sehingga telepon genggamnya merosot Terperosok ke laut.

Korban yang panik segera meminta Sokongan pemandu wisata setempat, yang kemudian meneruskan laporan kepada personel Polsubsektor Pulau Pari yang sedang bertugas menjaga keamanan dermaga.

“Proses pencarian dilakukan secara hati-hati dengan metode penyelaman pada siang hari Sekeliling pukul 16.00 WIB,” ujarnya.

Penyelaman darurat berhasil mendeteksi keberadaan perangkat tersebut di dasar laut Sekeliling dermaga dalam keadaan aktif dan berfungsi normal.

“Rencananya handphone tersebut akan dikembalikan kepada pemiliknya melalui tour guide yang mendampingi wisatawan tersebut selama berada di Pulau Pari,” ujarnya.