PLN UID Sulselrabar mencatat penambahan 369 pelanggan baru agrikultur

PLN UID Sulselrabar mencatat penambahan 369 pelanggan baru agrikultur

Makassar (ANTARA) – PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mencatat penambahan 369 pelanggan baru dari sektor agrikultur di Kawasan Sulselrabar pada Mei 2026.

Tercatat per Mei 2025, total pelanggan elektrifikasi agrikultur sebanyak 3.911 pelanggan dengan total daya terpasang Kepada sebesar 194.949 kiloVolt Ampere (kVA), sementara pada periode yang sama tahun 2026 sebanyak 4.280 pelanggan dengan total daya terpasang sebesar 206.312 kVA.

“Bilangan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pemanfaatan Daya listrik Kepada mendukung kegiatan produktif di sektor agrikultur,” ujar General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah di Makassar, Selasa.

Kehadiran listrik andal dan tarif yang kompetitif merupakan bagian dari upaya PLN dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat, termasuk di sektor pertanian, katanya menegaskan.

Ia mengatakan elektrifikasi agrikultur hadir Kepada membantu meningkatkan produktivitas usaha masyarakat di bidang pertanian, perkebunan, hingga perikanan.

“Ini merupakan bentuk dukungan PLN terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Edyansyah.

Ia menjelaskan bahwa program elektrifikasi agrikultur dirancang Kepada mempercepat transformasi menuju pertanian modern berbasis Daya listrik. Pemanfaatan teknologi pertanian yang lebih efisien diharapkan Pandai meningkatkan produktivitas sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Melalui program itu, ia mengatakan PLN berupaya menciptakan Creating Shared Value (CSV) yang memberikan manfaat Serempak bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian daerah.

“Ketika petani lebih produktif dan biaya produksi semakin efisien, maka daya saing sektor pertanian juga akan semakin kuat,” ujar dia.

Melalui program Electrifying Agriculture, PLN Kagak hanya menghadirkan akses Daya, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya pertanian yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Dengan sistem irigasi yang lebih Kukuh dan teknologi pendukung yang semakin mudah diakses, petani Mempunyai Kesempatan lebih besar Kepada meningkatkan hasil panen sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.

Bagi PLN, setiap Kategori listrik yang menghidupkan pompa air di lahan pertanian bukan sekadar Daya yang mengalir. Di dalamnya terdapat Cita-cita para petani, semangat Kepada meningkatkan hasil panen, dan cita-cita besar bangsa dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Dari kebun-kebun yang kini semakin produktif, listrik menjadi Daya yang menggerakkan masa depan. Menghidupkan Cita-cita petani, memperkuat ketahanan pangan, dan menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat,” kata Edyansyah.