PHRI harap pemerintah prioritaskan sektor pariwisata

Jakarta (ANTARA) – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengharapkan pemerintah menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas Kepada mendorong pertumbuhan perekonomian bangsa di masa depan.

“Kita harus Pandai, kita harus menunjukkan kepada masyarakat, kepada bangsa ini bahwa pariwisata adalah prioritas,” kata Ketua Biasa PHRI Hariyadi B. Sukamdani dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII PHRI, Selasa.

Hariyadi mengatakan tiap adanya dukungan dari pemerintah sangat berarti Kepada memajukan sektor pariwisata, terutama dalam rangka Bertanding dengan negara lainnya seperti Thailand, Vietnam dan Malaysia.

Terlebih Begitu ini geopolitik dunia sedang Tak dalam kondisi yang Bagus-Bagus saja. Ia mencontohkan dengan terpilihnya Presiden AS Donald Trump yang mulai memperketat sejumlah kebijakan Membikin banyak pihak menjadi takut.

Cek Artikel:  Wisman pertama yang datang ke Indonesia 2023 dari Kanada

Di Indonesia sendiri, katanya, negara sedang mengalami kekhawatiran soal Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang mendapat banyak tekanan dari berbagai sisi.

“Hal ini yang harus kita jawab dengan Bagus, tantangan ini. Kami Pasti rekan-rekan dari stakeholder pariwisata lainnya mempunyai resiliensi tinggi yang Tangkas, kuat dan tabah dalam menghadapi Segala rintangan yang Eksis,” kata dia.

Oleh karena itu, Hariyadi meminta agar pemerintah menjadikan pariwisata sebagai salah satu sektor yang prioritaskan secara politik, bukan dijadikan sebagai semacam ‘aksesori’ tambahan dalam pembangunan bangsa.

“Saya Pasti dengan tekad kita Berbarengan, kita akan Pandai menyamai negara-negara peer kita,” ujar dia.

Hariyadi melanjutkan selain dapat meningkatkan perekonomian, sektor pariwisata juga memberikan Akibat langsung kepada pemerintah. Salah satunya adalah menikmati keindahan dari destinasi wisata dan pengalaman menarik seperti di Taman Safari Indonesia.

Cek Artikel:  Kolaborasi Aice dan Kemenparekraf dalam kampanye "Wonderful Indonesia"

Di samping itu ia mengingatkan bahwa butuh waktu lelet Kepada memberdayakan masyarakat maupun pihak-pihak yang bekerja di sektor pariwisata. Sehingga pendampingan dari pemerintah amat Krusial dalam mencapai tujuan Berbarengan.

Mungkin Anda Menyukai