Perluas Akses Layanan Perawatan Peserta, ASABRI Gandeng 119 Rumah Sakit TNI

Foto Berbarengan usai penandatanganan kerja sama antara ASABRI dengan rumah sakit Kemenhan. Foto: dok ASABRI.


Jakarta: PT ASABRI (Persero) memperluas akses layanan perawatan hingga mencakup 119 jaringan rumah sakit TNI di seluruh matra, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, serta rumah sakit di Rendah Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kemenhan Haris Haryanto mengatakan, kolaborasi ini menjadi langkah strategis Buat memperkuat perlindungan sosial dan layanan kesehatan yang lebih Segera, mudah, dan terintegrasi bagi prajurit TNI.

“Cita-cita saya, melalui kerja sama yang ditandatangani hari ini, pelayanan kepada prajurit di lapangan dapat semakin Segera dengan dukungan birokrasi yang lebih Berkualitas,” ujar Haris seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 17 Juni 2026.

Menurut Haris, sistem perlindungan sosial yang didukung layanan kesehatan terintegrasi menjadi elemen Krusial dalam menjaga kesiapan personel pertahanan negara.

 


(Penandatanganan kerja sama antara ASABRI dengan rumah sakit Kemenhan. Foto: dok ASABRI)
 

Perkuat ekosistem perlindungan terintegrasi

Direktur Primer ASABRI Jeffry Haryadi P. Manullang menyebut kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem jaminan sosial bagi prajurit TNI.

“Dukungan ini menjadi fondasi Krusial dalam mewujudkan sinergi strategis yang berorientasi pada kesejahteraan prajurit TNI dan keluarga,” tegas Jeffry.

Ia menekankan kolaborasi tersebut bukan sekadar kerja sama administratif, melainkan bentuk tanggung jawab Berbarengan Buat memastikan prajurit memperoleh perlindungan Ketika menjalankan tugas negara.

Adapun, Konsentrasi Primer program ini adalah memastikan peserta yang mengalami risiko penugasan, terutama terkait Kecelakaan Kerja (KK) dan Penyakit Akibat Kerja (PAK), dapat segera memperoleh layanan medis secara optimal.

“Prajurit TNI Mempunyai Tanda khas tugas dengan tingkat risiko tinggi. Karena itu, perluasan akses layanan perawatan melalui rumah sakit TNI menjadi sangat Krusial. Kami Mau memastikan ketika risiko terjadi, peserta dapat memperoleh pelayanan medis terbaik agar proses pemulihan berjalan optimal tanpa kekhawatiran terkait perlindungan,” terang Jeffry.

Penguatan sistem perlindungan sosial dan layanan kesehatan dinilai menjadi bagian Krusial dalam menjaga kesiapan operasional personel pertahanan negara. Dengan sinergi ini, ASABRI berharap manfaat perlindungan dapat diterima peserta secara lebih Segera, Cocok, dan berkelanjutan.