Peringati HUT ke-51, TMII Raih Rekor MURI Pagelaran Tari Medley

Penari menampilkan tarian daerah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/wsj.


Jakarta: Pagelaran budaya bertajuk “Gelora Nusantara” yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berhasil mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Acara yang memperingati HUT ke-51 TMII ini meraih penghargaan sebagai Pagelaran Tari dari Asal Daerah Terbanyak secara medley yang melibatkan 1.000 penari dari 34 provinsi.

“Pencapaian ini menjadi tonggak Krusial dalam upaya pelestarian dan promosi budaya nusantara di tingkat nasional,” kata Plt. Direktur Penting TMII, Ratri Paramita dalam keterangannya di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 19 April 2026.

 

Ratri menjelaskan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Tertentu antara TMII, Anjungan Daerah, serta Perhimpunan Komunikasi Guru Tari. Menurutnya, Gelora Nusantara bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan instrumen edukasi bagi masyarakat luas Kepada mengenal kekayaan tradisi Indonesia dari Sabang Tiba Merauke.

“Melalui kolaborasi ini, Gelora Nusantara Tak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga wadah edukasi dan promosi seni budaya Indonesia kepada masyarakat luas,” lanjutnya.

Pencapaian rekor ini dinilai selaras dengan tema besar ulang tahun TMII tahun ini, yakni “Preservasi Budaya Tanpa Henti”. Ratri menekankan bahwa TMII berkomitmen menghadirkan pengalaman budaya yang lebih inklusif dan interaktif agar tetap relevan dengan generasi muda.

“Melalui Gelora Nusantara, kami Ingin menegaskan bahwa pelestarian budaya bukanlah upaya yang berhenti pada satu momentum, melainkan proses berkelanjutan yang harus Lalu dihidupkan,” ujar Ratri.



Plt. Direktur Penting TMII, Ratri Paramita (kedua dari kiri), Begitu menerima piagam dari MURI yang berhasil berhasil mencatatkan rekor sebagai Pagelaran Tari dari Asal Daerah Terbanyak secara medley (34 Provinsi). Foto: ANTARA/HO-TMII.

Lebih dari 1.000 penari tampil memukau dengan membawakan tarian ikonik secara berurutan, mulai dari Tari Bungong Jeumpa (Aceh), Tari Ondel-Ondel (DKI Jakarta), hingga Tari Yamko Rambe Yamko (Papua). Pertunjukan kolosal ini ditutup dengan tari medley massal “Kicir-Kicir” yang menggambarkan semangat persatuan.

“Dengan terselenggaranya Gelora Nusantara, kami berharap dapat Lalu menginspirasi masyarakat Kepada mencintai dan melestarikan budaya Indonesia, sekaligus memperluas jangkauan promosi budaya ke tingkat dunia,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *