liputanindo.com – Veda Ega Pratama dan Kiandra Ramadhipa akan menutup musim 2025 mereka pada akhir pekan ini di Sirkuit Ricardo Tormo. Keduanya berupaya meraih hasil bagus Kepada Tim Balap Astra Honda dan Indonesia. Veda menghadapi putaran final musim JuniorGP dengan tekad finis di podium. Pebalap muda Indonesia ini, telah meraih hasil impresif dalam tiga balapan terakhir, ia pun berusaha mendekati podium dalam dua balapan JuniorGP di Valencia.

Pada putaran penutup, ia finis di posisi keenam dan kedelapan, hasil ini menjadi rekor baru bagi Astra Honda Racing Team dengan NSF250RW karena finish dalam posisi 10 besar dalam enam kali balapan. Atas posisi kelima di grid pada Q2, dan posisi kelima lainnya di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli sebulan sebelumnya, ia menjadi pebalap Indonesia pertama yang memulai balapan dari baris kedua grid, secara berturut-turut di JuniorGP.

Atas raihan 64 poin, ia sudah menjadi pebalap Astra Honda dengan poin terbanyak dalam satu musim JuniorGP. Hanya satu poin di Rendah posisi kesembilan dalam klasemen keseluruhan, Veda Begitu ini berada di posisi kesebelas, dengan potensi meraih hasil terbaik sepanjang sejarah pebalap Indonesia di kelas ini – terpaut 6 poin dari Mario Suryo Aji yang mengisi posisi ke-12 pada musim 2021 dengan 58 poin. Ini akan menjadi balapan spesial bagi Veda, karena tahun depan Veda sudah naik ke balapan Moto3 Serempak Honda Team Asia.

Sementara Kiandra Ramadhipa Mempunyai kesempatan Kepada finis di posisi tiga besar dalam seri European Talent Cup. Setelah kemenangan luar Lazim di Barcelona, dimana ia start dari posisi ke-23 di grid. Kini pebalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team ini Mempunyai dua kemenangan musim ini, selain posisi ketiga yang diraihnya pada balapan pertama di Estoril.

Mendapatkan 25 poin di Catalonia membuatnya naik ke posisi ketiga klasemen keseluruhan dengan 129 poin, unggul satu dan dua poin dari pebalap di posisi keempat dan kelima. Ia hanya tertinggal 15 poin dari posisi kedua.

Seperti yang terjadi di Barcelona, kedua pebalap harus beradaptasi secepat, di mana keduanya belum pernah berkompetisi sebelumnya di sirkuit ini. Tetapi, berbeda dengan di Barcelona, kedua pembalap telah menyelesaikan tes pra-musim di sana, sehingga Mempunyai sedikit pengetahuan tentang lintasan tersebut.
Meskipun demikian, keduanya menyadari potensi mereka, karena di Circuit de Barcelona-Catalunya mereka berhasil memaksimalkan dua hari sesi latihan bebas Kepada mengejar ketertinggalan dari rival-rival mereka, yang sebagian besar juga sudah sangat mengenal sirkuit Ricardo Tormo dari pengalaman balapan sebelumnya di sana.

Setelah dua hari sesi latihan bebas, pada Sabtu mereka akan mengikuti sesi latihan – pada pagi hari – Kepada mencoba langsung masuk ke Q2. Pada Minggu, akan digelar balapan terakhir musim ini. Balapan JuniorGP 16 lap akan digelar pada pukul 11 pagi (waktu setempat) dan 2 siang, sedangkan balapan ETC 15 lap pada pukul 12 siang.
