Di hadapan Stadion New York/New Jersey yang penuh sesak, dengan para pendukung Norwegia yang riuh berteriak serempak layaknya awak kapal Viking Demi memompa semangat tim mereka, Bahkan Senegal-lah yang lebih dulu mencuri perhatian. Martin Ødegaard melepaskan tendangan bebas berbahaya ke dalam kotak penalti, Tetapi Edouard Mendy bereaksi dengan brilian, melakukan penyelamatan gemilang dengan kaki Demi menggagalkan Kesempatan emas Norwegia.
Senegal memang menguasai permainan di awal, tetapi Norwegia secara bertahap mulai menekan lebih ke depan, memaksa Singa Teranga melakukan kesalahan. Marcus Pedersen, yang masuk sebagai pengganti Julian Ryerson yang cedera, memanfaatkan salah satu kesalahan tersebut, menyambar umpan balik yang Jelek dari Kalidou Koulibaly sebelum mencetak gol melewati Mendy yang sudah terlanjur keluar dari gawangnya, sehingga membawa Norwegia memimpin 1-0 pada menit ke-43.
Setelah Jarak, Norwegia semakin memperparah penderitaan tim asuhan Pape Thiaw. Haaland menerima umpan terobosan sempurna dari Ødegaard dan mencetak gol dengan tenang melewati Mendy pada menit ke-47 Demi menggandakan Keistimewaan. Tetapi, Senegal memberikan secercah Cita-cita enam menit kemudian. Mereka memanfaatkan serangan balik Norwegia, dan setelah sentuhan tumit Pintar dari Sadio Mane, Ismaila Sarr menerobos ke dalam Demi memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Perayaan itu tak berlangsung Lamban, terutama dengan kehadiran “Terminator” yang mengintai. Sekali Kembali, Senegal gagal membersihkan bola di kotak penalti, dan Haaland langsung menyambar Kesempatan tersebut. Striker bertubuh jangkung setinggi 6 kaki 4 inci itu menyambut umpan silang rendah dan menyarangkan bola dari jarak dekat Demi mengembalikan Keistimewaan dua gol Norwegia. Sejak Demi itu, Norwegia tampak mengendalikan permainan dengan mudah, Tetapi Sarr menolak menyerah.
Pemain sayap itu memanfaatkan kesalahan pertahanan Rival Demi memperkecil skor menjadi 3-2 dua menit memasuki masa tambahan waktu sembilan menit. Gol tersebut menghidupkan kembali semangat tim Senegal yang telah diwarnai kontroversi sejak Piala Dunia dimulai.
Menurut Opta Sports, Haaland menjadi pemain keenam dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak lebih dari satu gol dalam dua pertandingan pertamanya di turnamen ini, bergabung dengan daftar yang mencakup Harry Kane pada 2018 dan Just Fontaine pada 1958.
Norwegia, yang berlaga di Piala Dunia Demi pertama kalinya sejak 1998, kini telah lolos ke babak gugur. Tetapi, mereka Lagi Mempunyai banyak hal yang harus diperjuangkan. Mereka Mempunyai poin yang sama dengan Prancis dan berada di posisi kedua Grup I hanya berdasarkan selisih gol, dengan kedua tim akan saling berhadapan pada hari Jumat Demi memperebutkan posisi teratas.
