Penilaian pemain Argentina vs Spanyol: Kali ini tak Eksis dongeng! Lionel Messi tak tampil memukau di final Piala Dunia, sementara Albiceleste harus menanggung akibat dari kartu merah konyol yang diterima Enzo Fernandez

Goal.com

Seiring berjalannya waktu dan bayangan-bayangan Lanjut menyelimuti lapangan di New Jersey, Argentina Lanjut menunggu. Niscaya, Demi itu akan tiba, bukan? Kan selalu begitu? Dalam dua Piala Dunia terakhir, selalu Eksis momen Aneh dari Lionel Messi, dan momen itu seolah-olah selalu datang Demi Argentina paling membutuhkannya.

Maka mereka menunggu dan menunggu dan menunggu, tetapi gol itu tak kunjung datang. Sebaliknya, Bahkan Spanyol yang memanfaatkan Kesempatan tersebut, mengamankan kemenangan 1-0 atas tim Argentina yang tak pernah Cocok-Cocok menemukan kembali semangat yang seringkali membawa mereka meraih kemenangan

Setelah Tak melepaskan satu tembakan pun selama 106 menit pertama, Argentina akhirnya harus mengambil bola dari gawang mereka sendiri. Gol itu tercipta dari tendangan Ferran Torres, yang menyambar umpan sundulan Nico Williams Kepada mencetak gol penentu kemenangan di Piala Dunia, memastikan bahwa Messi dan Sahabat-Sahabat akan pulang dari Amerika Utara dengan tangan hampa.

Kenyataannya, mereka tak pernah mendekati gawang Musuh. Spanyol, seperti yang diharapkan, mendominasi penguasaan bola. Argentina, seperti yang diharapkan, puas menunggu momen Kepada menyerang. Mungkin mereka menunggu terlalu Pelan, tetapi Eksis kemungkinan yang sama bahwa mereka akan Lanjut menunggu sepanjang malam karena tak Eksis Kesempatan yang muncul.

Cita-cita mereka, sejujurnya, sirna tiga menit memasuki waktu tambahan babak kedua ketika Enzo Fernandez diusir dari lapangan akibat tekel ceroboh di lini tengah. Dengan kartu kuning keduanya, gelandang Chelsea itu harus meninggalkan lapangan, meninggalkan Argentina mengejar bayangan yang bahkan Demi dalam kekuatan penuh pun tak mungkin mereka kejar. Pada Demi itu, mereka belum mencatatkan satu pun tembakan Cocok sasaran, dan keadaan itu tetap bertahan hingga akhir.

Lampau pertandingan berakhir, dalam kekecewaan, dalam keputusasaan, dan, secara realistis, dengan Langkah yang sebisa mungkin Tak menegangkan bagi Argentina. Ini adalah tim yang selalu membayangkan akhir cerita dongeng impian mereka. Tetapi, kenyataannya jauh lebih pahit.

GOAL memberikan penilaian terhadap para pemain Argentina dari New Jersey…