Jakarta (ANTARA) – Konsultan dan Perencana Keuangan Elvi Diana menyarankan pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepada menyampaikan penjelasan yang lebih rinci dan transparan mengenai Elemen-Elemen yang memicu pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Elvi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, menilai keterbukaan informasi diperlukan Kepada memberikan kepastian kepada investor dan pelaku pasar di tengah tekanan yang terjadi di pasar modal.
Ia berpendapat penjelasan mengenai kombinasi Elemen domestik dan Mendunia yang disampaikan regulator perlu dilengkapi dengan uraian yang lebih spesifik agar dapat dipahami secara menyeluruh oleh publik.
Elvi menyarankan agar pemerintah dan regulator menjelaskan secara terbuka berbagai Elemen yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar, termasuk kondisi ekonomi domestik, kebijakan fiskal dan moneter, sentimen investasi, hingga perkembangan situasi geopolitik Mendunia.
Ia berpandangan bahwa penyampaian informasi yang lebih terukur dapat membantu menjaga kepercayaan investor sekaligus mengurangi ketidakpastian di pasar.
Selain mendorong peningkatan transparansi, Elvi juga merekomendasikan pemerintah Kepada menyiapkan langkah-langkah kebijakan yang dapat mendukung stabilitas pasar keuangan dan memperkuat iklim investasi.
Menurutnya, respons yang Segera dan terukur dapat membantu memulihkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi nasional.
Ia juga menyarankan Komisi XI DPR RI Kepada Maju menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan dan langkah yang ditempuh pemerintah maupun regulator dalam merespons dinamika pasar modal.
Elvi menilai kepercayaan investor merupakan salah satu Elemen Krusial dalam menjaga stabilitas pasar keuangan. Oleh karena itu, upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kepastian kebijakan dinilai dapat menjadi bagian dari strategi Kepada mendukung pemulihan sentimen pasar.
“Kepercayaan investor adalah aset yang sangat berharga. Ketika kepercayaan itu terganggu, dampaknya Bukan hanya dirasakan oleh pasar modal, tetapi juga oleh perekonomian nasional secara keseluruhan,” tuturnya.
