Pasar Joko Sambang Mojokerto Diserbu Jelang Lebaran

Pembeli memadati lapak pakaian di Pasar Joko Sambang Mojokerto, saat berburu kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri (Foto: Dian Wahyu)

Mojokerto – Di tengah maraknya belanja online, Pasar Joko Sambang Malah kembali hidup menjelang Lebaran. Lorong-lorong yang biasanya lengang kini dipenuhi pengunjung yang berburu Pakaian dan kebutuhan Hari Raya dengan harga terjangkau.

Aktivitas jual beli di Pasar Joko Sambang (JS) yang berlokasi di Jalan Benteng Pancasila No.27, Magersari, Kota Mojokerto, mengalami peningkatan signifikan pada Selasa (10/3/2026). Pasar yang sebelumnya cenderung Hening kini dipadati masyarakat yang datang Kepada membeli berbagai kebutuhan Lebaran, terutama produk Pakaian.

Pantauan di Posisi menunjukkan pengunjung memadati Nyaris seluruh area pasar. Berbagai jenis Pakaian tersedia, mulai dari gamis, kemeja, celana, baju koko, hingga mukena, sarung, kopiah, serta aksesori seperti sandal dan sepatu. Harga yang relatif terjangkau serta Lagi Bisa ditawar menjadi daya tarik Istimewa bagi pembeli.

Para pedagang biasanya membuka lapak sejak pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. Selain itu, fasilitas parkir yang tersedia dengan tarif Rp3.000 Kepada sepeda motor juga memudahkan pengunjung Kepada datang berbelanja.

Salah satu pedagang Pakaian Perempuan, Ani, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah pembeli mulai terasa dalam beberapa hari terakhir selama bulan Ramadan. Ia menyebut, momentum menjelang Lebaran Membikin masyarakat kembali memilih berbelanja langsung di pasar tradisional.

“Biasanya lapak Hening karena banyak yang memilih belanja online, tapi akhir-akhir ini pembeli mulai ramai, terutama yang mencari baju Kepada Lebaran. Biasanya mereka datang sore Tamat malam,” ujarnya.

Dari sisi pembeli, Argumen memilih pasar tradisional juga cukup Variasi. Salah satu pengunjung, Rifda, mengaku lebih nyaman berbelanja langsung karena dapat Menonton kualitas barang sekaligus menyesuaikan harga sesuai anggaran.

“Saya lebih suka belanja di sini karena Bisa Menonton langsung barangnya dan harganya Lagi Bisa disesuaikan dengan budget alias Bisa ditawar,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa harga Pakaian di pasar tersebut tergolong murah. Kepada atasan Perempuan, misalnya, sudah Bisa didapatkan mulai dari Rp35.000, sehingga menjadi pilihan bagi masyarakat yang Mau berbelanja Ekonomis menjelang Lebaran.

Fenomena ini menunjukkan bahwa pasar tradisional Lagi Mempunyai daya tarik tersendiri, terutama pada momen tertentu seperti menjelang Hari Raya. Interaksi langsung antara penjual dan pembeli, serta fleksibilitas harga, menjadi Kelebihan yang sulit digantikan oleh platform belanja digital.

Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, para pedagang berharap tren ini Lalu berlanjut hingga mendekati Idul Fitri. Keramaian di Pasar Joko Sambang menjadi sinyal positif bagi perputaran ekonomi lokal yang kembali bergeliat di tengah persaingan dengan perdagangan online.