Papua Pegunungan siapkan Pergub lindungi hasil tani sayuran lokal

Papua Pegunungan siapkan Pergub lindungi hasil tani sayuran lokal

Wamena (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan menyiapkan kebijakan Demi memprioritaskan pemasaran hasil pertanian lokal sebagai upaya memperkuat ekonomi daerah sekaligus meningkatkan pendapatan petani di delapan kabupaten.

Gubernur Papua Pegunungan John Tabo di Wamena, Minggu, mengatakan pemerintah provinsi akan segera menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur Restriksi masuknya pasokan sayuran dari luar daerah.

“Kami menyiapkan Pergub agar pasokan sayuran dari luar dibatasi sehingga kebutuhan pasar dapat dipenuhi oleh hasil pertanian masyarakat Papua Pegunungan,” katanya.

Menurut John, kebijakan tersebut bertujuan menciptakan ruang pasar yang lebih besar bagi petani lokal sehingga hasil pertanian dan perkebunan mereka terserap dengan Bagus serta Bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau sayuran Maju didatangkan dari luar, petani lokal akan kesulitan menjual hasil panennya. Karena itu, kami Ingin pedagang lebih mengutamakan membeli hasil pertanian masyarakat Papua Pegunungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan Pergub menjadi langkah awal yang ditempuh pemerintah daerah Sembari menyiapkan kajian lebih komprehensif sebagai dasar penyusunan peraturan daerah (Perda).

“Sebelum Eksis Perda, kami mulai dengan Pergub agar pedagang di Jayawijaya maupun tujuh kabupaten lainnya lebih mengandalkan pasokan dari petani lokal dibandingkan mendatangkan sayuran dari luar daerah,” katanya.

John menilai potensi pertanian dan perkebunan di Papua Pegunungan sangat besar dan Bisa memenuhi kebutuhan masyarakat apabila dikelola secara optimal.

Oleh karena itu, Pemprov Papua Pegunungan akan memperkuat sektor pertanian melalui berbagai program dan dukungan anggaran yang dijalankan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis guna meningkatkan produktivitas dan daya saing hasil pertanian masyarakat.

Dengan kebijakan tersebut, pemerintah daerah berharap perputaran ekonomi dapat lebih banyak berlangsung di dalam Daerah Papua Pegunungan sehingga memberikan nilai tambah bagi petani dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.