Naik 14 Poin, Rupiah Balik Kembali ke Level Rp17.700 Pagi Ini

Ilustrasi. Foto: MI/Usman Iskandar.


Jakarta: Nilai Ganti (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Perkumpulan (AS) pada pembukaan perdagangan di pagi ini kembali mengalami penguatan setelah sempat melemah dalam beberapa perdagangan terakhir.

Mengutip data Bloomberg, Senin, 22 Juni 2026, rupiah hingga pukul 09.48 WIB berada di level Rp17.790 per USD. Mata Fulus Garuda tersebut naik 14 poin atau setara 0,08 persen dari Rp17.804 per USD pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara menukil data Yahoo Finance, rupiah pada waktu yang sama berada di level Rp17.821 per USD. Analis pasar Fulus Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah pada hari ini akan bergerak secara fluktuatif, meski demikian rupiah diprediksi akan melemah.

“Demi perdagangan hari ini, mata Fulus rupiah fluktuatif Tetapi ditutup melemah di rentang  Rp17.800 per USD hingga Rp17.850 per USD,” Jernih Ibrahim.

 


(Ilustrasi kurs rupiah terhadap dolar AS. Foto: MI/Susanto)
 

Trump ancam serangan lanjutan ke Iran

Pergerakan rupiah pada hari ini akan dipengaruhi oleh sentimen Presiden AS Donald Trump yang melontarkan ancaman serangan lanjutan terhadap Iran di tengah proses negosiasi damai yang Tetap berlangsung.

Ancaman tersebut dilontarkan Apabila Teheran Kagak menghentikan dukungannya terhadap Golongan Hizbullah di Lebanon. Golongan Hezbollah Ketika ini Tetap terlibat konflik dengan Israel di Distrik Lebanon Selatan, yang menjadi salah satu hambatan Penting dalam proses negosiasi damai.

Komentar Trump muncul ketika pejabat AS dan Iran sedang menggelar pembicaraan di Swiss Demi membahas kerangka kesepakatan penghentian perang. Meski demikian, media Iran melaporkan delegasi Teheran meninggalkan Letak perundingan setelah pernyataan terbaru tersebut.

Kantor Siaran Tasnim News Agency melaporkan delegasi Iran menolak kembali ke pembicaraan empat pihak. Kendati demikian, komunikasi Tetap berlangsung melalui Perantara dari Pakistan dan Qatar.