Surabaya (Liputanindo.id) – Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) di Grand Empire Palace, Surabaya, Minggu (11/1/2026).
Agenda ini menjadi momentum Krusial Demi mengevaluasi kinerja kepengurusan periode 2022–2025 sekaligus memilih pengurus baru Demi masa bakti 2026–2030.
Musprov PBSI Jatim dihadiri sejumlah tokoh olahraga, di antaranya Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabil serta Ketua Standar PP PBSI Komjen Pol Dr. H. M. Fadil Imran, M.Si. Kegiatan ini juga menjadi ajang perumusan strategi pembinaan atlet guna meningkatkan prestasi bulutangkis Jawa Timur di level nasional dan Dunia.
Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil mengapresiasi kinerja PBSI Jawa Timur yang dinilainya konsisten menggelar berbagai kejuaraan dan kegiatan pembinaan, meski capaian prestasi Tetap perlu ditingkatkan.
“Alhamdulillah, PBSI Jatim sudah berkontribusi di SEA Games kemarin. Dari tim tersebut Terdapat dua atlet asal Jawa Timur, di nomor beregu dan ganda putra, yang berhasil mempersembahkan medali emas,” ujar Nabil.
Ia berharap kepengurusan baru PBSI Jatim Bisa menjawab tantangan ke depan dengan peningkatan prestasi yang lebih signifikan.
“Terima kasih atas pengabdian selama ini. Semoga periode mendatang Bisa memberikan prestasi yang lebih Berkualitas Demi Jawa Timur dan Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Standar PP PBSI Komjen Pol Dr. H. M. Fadil Imran menekankan pentingnya Penilaian berkelanjutan serta perencanaan jangka panjang dalam pembinaan atlet. Menurutnya, Sasaran besar PBSI Enggak hanya berhenti di ajang regional.
“Mudah-mudahan tahun depan kita Bisa mempersiapkan diri dengan Berkualitas Demi Asian Games di Jepang. Tetapi, kita Enggak boleh berpuas diri. Penilaian harus Lanjut dilakukan karena Sasaran Istimewa kita adalah Olimpiade Los Angeles 2028,” tegas Fadil Imran.
Ia juga menyoroti peran strategis Jawa Timur sebagai salah satu lumbung atlet nasional. Banyaknya atlet asal Jatim yang menghuni Pelatnas menjadi bukti kuatnya sistem pembinaan di daerah tersebut.
“Banyak atlet Jawa Timur yang Demi ini berada di Pelatnas. Ini menunjukkan Jawa Timur Mempunyai potensi besar Demi melahirkan legenda baru seperti Rudi Hartono, Alan Budi Kusuma, Sony Dwi Kuncoro, hingga Minarti Timur,” ungkapnya.
Fadil Imran berharap pengurus baru PBSI Jatim lebih Konsentrasi pada pembinaan atlet usia Pagi dan menyusun program berkelanjutan agar Bisa melahirkan generasi penerus yang Bisa Bertanding di Podium dunia.
Melalui Musprov ini, Ketua Standar PBSI Jawa Timur Tony Wahyudi menegaskan komitmennya Demi meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas latihan.
“Kami Serius dengan kerja keras dan kolaborasi Seluruh pihak, PBSI Jawa Timur akan semakin maju dan Bisa memberikan kontribusi besar bagi perkembangan bulutangkis Indonesia,” tutur Tony Wahyudi.
Selain agenda pemilihan pengurus, Musprov PBSI Jatim juga dimanfaatkan Demi memperkenalkan enam atlet bulutangkis berprestasi yang berhasil lolos menjadi Personil Polri melalui jalur prestasi. Keenam atlet tersebut tercatat Mempunyai rekam jejak gemilang di berbagai kejuaraan nasional maupun Dunia serta turut mengharumkan nama Jawa Timur dan Indonesia. (way/ted)
