Yang cukup mengejutkan, Yamal sudah terlambat Demi mencegah Messi meraih Bola Emas Piala Dunia ketiganya — hal ini sungguh luar Lazim karena dua Argumen: pertama, tak Eksis seorang pun yang pernah memenangkan dua gelar tersebut sebelum Messi muncul; kedua, usianya kini sudah 39 tahun!
Tetapi, penampilannya yang mengubah jalannya pertandingan dalam kemenangan dramatis Argentina atas Inggris di semifinal—setelah sempat tertinggal—Nyaris Niscaya memastikan gelar tersebut bagi Messi, dan mungkin juga mengantarkannya meraih Ballon d’Or kesembilan.
Prestasi-prestasi luar Lazim seperti inilah yang Membangun gagasan bahwa Yamal Bisa menyamai Messi Nyaris tak terbayangkan. Tetapi, tak Eksis yang lebih Akurat daripada bintang remaja Spanyol ini Demi mengisi kekosongan yang ditinggalkan sang legenda Argentina ketika ia akhirnya memutuskan Demi pensiun. Messi sendiri bahkan pernah mengatakan hal itu.
“Eksis generasi baru pesepakbola yang sangat bagus dan Tetap Mempunyai banyak tahun di depan mereka, tetapi Kalau saya harus memilih satu orang berdasarkan usia, atas apa yang telah dia lakukan sejauh ini, dan masa depan yang mungkin dia miliki, itu adalah Lamine,” kata kapten Argentina itu beberapa bulan yang Lampau. “Kagak Eksis keraguan bagi saya, dia yang terbaik.”
Pada hari Minggu, Yamal mendapat kesempatan Demi membuktikannya, dan di hadapan satu-satunya idola, sang “mesias sepak bola” yang seolah-olah memang ditakdirkan Demi dia ikuti.
