Menteri Ekraf berencana mengaktifkan desa kreatif di Indonesia

Menteri Ekraf berencana mengaktifkan desa kreatif di Indonesia

Kami mempunyai semangat bagaimana ekonomi kreatif ini menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah

Yogyakarta (ANTARA) – Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan kementeriannya akan mengaktifkan desa kreatif sebagai bagian dari penugasan Presiden Prabowo Subianto Kepada mendukung mesin pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

“Aktivasi desa kreatif ini bukan berarti membangun desa baru, karena pemda tentu sudah membina dan memetakan di mana adanya desa kreatif, nah ini bagaimana kita mengaktivasi itu,” kata Riefky, di Yogyakarta, Sabtu.

Menurutnya, program tersebut termasuk ke dalam tiga penugasan Primer dari Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian Ekraf, yakni aktivasi desa kreatif, aktivasi kreatif hub, dan Creative by Indonesia.

“Tentu bukan membangun, tapi mengaktivasi mulai dari kualitas tenaga kerjanya, akses pasarnya, akses pendanaannya, Lanjut bagaimana IP financing-nya dan seterusnya,” jelasnya.

Riefky juga akan mengaktifkan kreatif hub dikarenakan Golongan kreatif di daerah sudah banyak dibangun Berkualitas di kampus, komunitas maupun pemerintah daerah dengan tujuan menyerap tenaga kerja dalam berbagai Ragam kegiatan.

“Jadi terima kasih kepada kepala daerah dan jajaran yang Lanjut membina para pegiat ekonomi kreatif di berbagai daerah,” katanya.

Ketiga, lanjut Riefky, Kementerian Ekraf juga akan melakukan penguatan branding Creative by Indonesia sebagai branding jenama lokal agar dapat ditingkatkan dan masuk ke pasar nasional maupun Dunia.

“Jadi, Creative by Indonesia itu kalau di pariwisata Terdapat Wonderful Indonesia, nah Creative by Indonesia adalah Misalnya dari IP (Intellectual Property) atau brand atau jenama yang hari ini bagaimana kita tingkatkan masuk ke pasar nasional dan nantinya ke pasar Dunia,” jelasnya.

Ia menyebut tiga penugasan tersebut akan digalakkan mulai semester kedua tahun ini, tahun berikutnya hingga 2029 melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah.

“Kami mempunyai semangat bagaimana ekonomi kreatif ini menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah,” kata Riefky.