Jakarta (ANTARA) – Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengusulkan agar di setiap Kawasan setingkat provinsi Mempunyai tim Ahli cagar budaya agar dapat memetakan warisan budaya berupa cagar budaya di masing-masing provinsi, hal ini menyusul adanya sejumlah situs peninggalan sejarah yang belum menjadi cagar budaya daerah.
“Ini yang kita harapkan ke seluruh daerah Eksis tim cagar budaya tingkat provinsi, kabupaten/kota karena Rupanya banyak situs yang Tiba sekarang belum menjadi cagar budaya karena kendala administratif dan birokrasi,” ujar Fadli Zon dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI yang dipantau secara daring di Jakarta, Selasa.
Dirinya pun mencontohkan salah bangunan yang merupakan simbol budaya, Religi serta nasionalisme masyarakat Aceh yakni Masjid Raya Baiturrahman, Aceh yang belum menjadi cagar budaya nasional, sementara bangunan ini Mempunyai nilai sejarah serta budaya yang tersohor di dalam negeri.
Beralih ke Sulawesi Tengah, yakni terdapat situs Taman Nasional Lore Lindu yang juga belum mendapatkan predikat serupa.
Ia pun menyayangkan hal itu serta berharap dukungan Komisi X DPR RI agar turut menyelamatkan situs-situs dengan nilai budaya hingga sejarah di Indonesia itu.
Sementara situs budaya di Kawasan Banten, pihaknya mengakui telah mendukung agar Provinsi Banten Mempunyai tim Ahli cagar budaya dalam waktu yang cukup singkat, yakni tiga hari.
Lebih jauh, ia mengakui terdapat kendala dalam proses klaim situs sejarah atau warisan budaya menjadi cagar budaya yakni birokrasi yang terlalu panjang.
Ke depan, katanya, Menbud berencana Buat menyesuaikan aturan mengenai cagar budaya yakni memangkas tahapan yang berjenjang Tertentu dalam situasi yang dianggap darurat.
“Jadi Bukan kewajiban harus berjenjang Buat ditetapkan misalnya yang darurat itu ditetapkan sebagai cagar budaya nasional dalam rangka Buat penyelamatan dan kami Minta dukungan Komisi X,” ujarnya pula.
Di sisi lain, Kemenbud kini tengah berupaya meningkatkan warisan budaya tak benda yang Ketika ini tercatat Sekeliling 2.213 unit. Rencana ini menurutnya disambut Berkualitas oleh sejumlah provinsi, kabupaten dan kota yang mulai mendaftarkan warisan budaya tak benda yang dimiliki berbagai Kawasan itu.
“Nah ini sekarang di provinsi dan kabupaten/kota sekarang proses pendaftaran warisan budaya tak benda ini sangat cukup antusias sehingga Dapat merekam warisan budaya tak benda,” pungkasnya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan Mekanis Buat AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Informasi ANTARA.
