Masjidil Haram Sediakan Layanan Kursi Roda dan Mobil Golf Formal

Pengelola Masjidil Haram memperkuat fasilitas pelayanan bagi jemaah haji melalui penyediaan layanan kursi roda dan mobil golf Formal guna mendukung kelancaran ibadah pada Sabtu (2/5/2026). Fasilitas ini ditujukan Tertentu Buat membantu jemaah yang mengalami kelelahan, terutama Grup lanjut usia dan penyandang disabilitas, selama menjalankan rangkaian tawaf serta sa’i.

Penyediaan sarana transportasi internal ini menjadi solusi praktis bagi jemaah yang membutuhkan Donasi fisik di area Bersih tersebut. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Sinar, sistem pembelian tiket operasional ini telah dirancang secara modern Buat menjamin transparansi harga bagi seluruh jemaah Dunia.

Kasi PKPPJH serta Lansia-Disabilitas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Makkah, Mayor CKM dr. Ridwan Siswanto, memerinci skema biaya yang berlaku selama musim haji 2026. Tarif layanan kursi roda dan mobil golf dipatok berdasarkan jenis paket ibadah yang diambil oleh jemaah.

Daftar Tarif Layanan Transportasi Masjidil Haram 2026
Jenis Layanan Paket Ibadah Tarif (SAR) Perkiraan (IDR)
Kursi Roda Full Umrah 200 SAR Rp 926.600
Kursi Roda Tawaf 125 SAR Rp 579.125
Kursi Roda Sa’i 75 SAR Rp 347.475
Mobil Golf Full Umrah 200 SAR Rp 926.600
Mobil Golf Tawaf 100 SAR Rp 463.300
Mobil Golf Sa’i 100 SAR Rp 463.300

Metode pembayaran telah dipermudah Buat mendukung kenyamanan jemaah di Posisi. Ridwan memberikan penjelasan mengenai fleksibilitas akses tiket layanan tersebut.

“Dapat Kontan, Dapat lewat aplikasi, harganya fixed 200 Riyal per orang Buat paket full umrah,” terangnya kepada tim Media Center Haji (MCH), Sabtu (2/5/2026).

Operasional mobil golf dilakukan pada area rooftop Masjidil Haram dengan jalur Tertentu Buat menghindari kepadatan. Meskipun satu unit kendaraan Bisa menampung empat orang, penetapan harga tetap dilakukan per individu.

“Ini bukan per mobil, tapi per orang. Jadi meskipun satu kendaraan Dapat empat orang, tetap dihitung per penumpang,” kata Ridwan.

Selain jasa pendorong, tersedia pula penyewaan kursi roda manual di Dasar dua bagi jemaah yang Mau didorong secara Sendiri oleh Personil keluarganya. Ridwan menegaskan bahwa layanan di jalur Formal berada di Rendah pengawasan ketat petugas keamanan.

“Kalau yang di dalam Masjidil Haram, diperuntukkan bagi jemaah yang tengah melaksanakan ibadahnya Lalu kelelahan, sakit Dengkul, atau sakit kakinya,” ujar Ridwan.

Jemaah yang membutuhkan Donasi karena kondisi fisik atau kelelahan dapat langsung mengakses layanan ini di Posisi. Proses penggunaan jasa pendorong dilakukan dengan membeli tiket atau bernegosiasi langsung di titik layanan Formal yang telah tersedia.