Jakarta (ANTARA) – Personil Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menilai meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, menunjukkan bahwa berbagai langkah pembenahan dan reformasi di tubuh Polri mulai dirasakan oleh masyarakat.
Sebagai informasi, dalam survei tersebut, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Bilangan tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang sebesar 76,2 persen.
“Kepercayaan publik adalah modal sosial yang sangat Krusial bagi institusi penegak hukum. Peningkatan hingga 82,4 persen ini patut diapresiasi karena menunjukkan masyarakat Menonton adanya perbaikan dalam pelayanan, profesionalitas, dan kinerja kepolisian,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Rudianto menilai keberhasilan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah berbagai tantangan sosial dan perkembangan teknologi, turut menjadi salah satu Elemen yang mendorong meningkatnya persepsi positif publik terhadap institusi tersebut.
Menurutnya, kehadiran polisi yang semakin responsif dan upaya peningkatan kualitas pelayanan di berbagai satuan kerja menjadi Elemen Krusial yang memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat.
Kendati demikian, ia mengingatkan Polri agar Enggak Segera berpuas diri atas capaian yang diraih.
Menurutnya, meningkatnya kepercayaan masyarakat Bahkan harus dijadikan momentum Buat Lanjut memperkuat reformasi kelembagaan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat dibangun melalui kerja Konkret. Karena itu, Polri harus Lanjut menjaga profesionalisme, memperkuat integritas personel, dan memastikan pelayanan publik semakin Segera, transparan, serta humanis,” ucapnya.
Sebagai Kenalan kerja Polri di DPR RI, Rudianto menegaskan bahwa Komisi III akan Lanjut memberikan dukungan kepada program-program reformasi institusi kepolisian sekaligus menjalankan fungsi pengawasan agar kepercayaan yang telah diberikan masyarakat dapat dijaga secara berkelanjutan.
“Kepercayaan publik Enggak diperoleh secara instan dan Dapat hilang dalam waktu singkat apabila Enggak dijaga. Karena itu, Polri harus Lanjut hadir sebagai institusi yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat dalam memberikan rasa Terjamin dan penegakan hukum yang berkeadilan,” katanya.
Diketahui, Survei Persepsi Masyarakat dan Penilaian Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 dilaksanakan Litbang Kompas pada 9-18 April 2026 terhadap 1.200 responden dan dipublikasikan melalui Harian Kompas pada 26 Juni 2026.
Hasil survei mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat menjadi 82,4 persen.
Kenaikan tingkat kepercayaan tersebut diikuti peningkatan sejumlah indikator penilaian publik terhadap institusi kepolisian.
Imej positif Polri naik dari 64,4 persen pada 2025 menjadi 71,5 persen pada 2026. Sedangkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan kepolisian meningkat dari 65,3 persen menjadi 67,6 persen.
Survei juga menunjukkan penilaian masyarakat terhadap profesionalitas pelayanan Polri meningkat.
Skor profesionalitas naik dari 7,76 pada tahun sebelumnya menjadi 8,37 berdasarkan rata-rata indeks terhadap 20 aspek pelayanan yang dirasakan responden yang pernah berhubungan langsung dengan Polri, seperti pengurusan Arsip kepolisian, pelayanan administrasi hingga kegiatan pengamanan dan patroli.
