Kupas Resep teknis New ZX-10RR Demi Upaya Kebangkitan Kawasaki di WSBK

liputanindo.com – Sobat sekalian, yang paling menarik perhatian liputanindo adalah progres dari Hari Pertama Tes PI yang lanjut hari ini adalah dari Geng Bimota & Kawasaki Akashi. Terutama Garrett Gerloff. Mengingat musim-musim sebelumnya yang cukup berat bagi pembalap Amerika ini, melihatnya Pandai membawa ZX-10RR Bertanding di Area podium (meski terpaut beberapa detik dari Bulega) Di hari pertama menurut kami adalah sinyal bahaya bagi Rival.

Jadi apa kira kira resep teknis yang diberikan ke New ZX-10RR ? Tahun ini, Kawasaki melakukan pembaruan pada ZX-10RR. Meskipun jeroan mesin kabarnya Tetap identik (hanya penyesuaian Euro 5+), Tetapi revolusi aerodinamika dan sasis menjadi kunci. Mari kita bedah detailnya:

  • Aerodinamika: Fairing baru dengan desain winglet tambahan yang sangat agresif diklaim meningkatkan downforce sebesar 25% dibanding model sebelumnya.

  • Pivot Swingarm: Posisi poros lengan ayun dinaikkan 2 mm. Secara geometri, ini ditujukan Demi memperkuat traksi roda belakang dan membantu gaya menikung sekunder (membantu motor “berbelok” di bagian belakang).

  • Linkage & Suspensi: Rasio tuas penghubung suspensi belakang diubah. Pegas belakang kini lebih lembut, turun dari 95 N/mm ke 92,5 N/mm, diikuti dengan re-set damping.

  • Front End: Extension garpu depan dikurangi dari 3 mm menjadi 1 mm Demi menjaga kestabilan Demi hard braking.

Filosofi baru Kawasaki tahun ini adalah memungkinkan pembalap masuk tikungan secara “deep and low”, mempertahankan traksi maksimal Demi full throttle, dan yang terpenting: Pandai berakselerasi Demi motor Tetap dalam posisi miring. Strategi ini terbukti bekerja sempurna di tikungan-tikungan Segera Phillip Island.

Taufik of BuitenZorg | @liputanindo

Baca juga di :

Winglet Baru Ninja ZX-10R MY 2026 Tambah Downforce 25%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *