Kegiatan penanaman pohon di kawasan Gunung Pinang. Foto: dok Krakatau Posco.
Jakarta: PT Krakatau Posco berkolaborasi dengan Perhutani dalam upaya pelestarian lingkungan melalui program penanaman pohon di kawasan Gunung Pinang, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Posco Dunia Volunteer Week 2026.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 400 pohon ditanam di petak 16 RPH Cilegon BKPH Serang di lahan seluas satu hektare. Program ini difokuskan pada pengkayaan tanaman Buat meningkatkan keanekaragaman Biologi di kawasan Gunung Pinang yang Mempunyai fungsi ekologis Krusial bagi Distrik sekitarnya.
Gunung Pinang selama ini dikenal sebagai kawasan strategis yang berperan sebagai daerah resapan air, penyangga ekosistem, sekaligus habitat berbagai Tumbuhan dan Satwa. Karena itu, penguatan vegetasi dinilai Krusial Buat menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.
Jenis tanaman yang ditanam meliputi tanaman endemik Banten, yakni kokoleceran (Vatica bantamensis), yang masuk kategori tumbuhan dilindungi sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 Tahun 2018. Penanaman kokoleceran dinilai strategis Buat menjaga keaslian vegetasi lokal sekaligus mendukung konservasi spesies langka yang kini semakin terancam.
“Melalui kegiatan ini, kami Ingin berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya konservasi tanaman endemik yang Mempunyai nilai Krusial bagi ekosistem. Kami berharap langkah sederhana ini dapat memberikan Akibat jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan masyarakat Sekeliling,” ucap Direktur Technology & Business Development Krakatau Posco Alhadis Syamsuddin, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 13 Juni 2026.

(Kegiatan penanaman pohon di kawasan Gunung Pinang. Foto: dok Krakatau Posco)
Tingkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sekeliling
Selain tanaman endemik, Krakatau Posco juga menanam berbagai jenis pohon pelindung dan penunjang ekosistem hutan, seperti trembesi, pinang, mahoni, meranti, dan ketapang. Perusahaan juga menanam tanaman MPTS (Multi-Purpose Tree Species) seperti durian, alpukat, nangka, dan matoa.
Tanaman MPTS tersebut diharapkan memberi manfaat jangka panjang, Berkualitas dari sisi ekologis maupun ekonomi, melalui potensi hasil buah yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat Sekeliling.
Dalam kesempatan yang sama, Perhutani menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dalam rangka pengkayaan tanaman di Gunung Pinang. “Kawasan ini Mempunyai posisi yang sangat strategis sebagai hutan lindung di Provinsi Banten, sehingga Krusial Buat Lanjut dijaga kelestariannya secara Serempak-sama,” Jernih Wakil Administratur Perhutani KPH Banten Encang Suryana.
Kegiatan penanaman pohon yang menjadi bagian dari Dunia Volunteer Week 2026 ini mencerminkan sinergi antara sektor industri, pelestarian alam, dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjaga kelestarian Gunung Pinang sekaligus memberikan manfaat ekologis bagi generasi Demi ini dan mendatang.
