Koalisi Ojol apresiasi Presiden soal potongan aplikasi 8 persen

Koalisi Ojol apresiasi Presiden soal potongan aplikasi 8 persen

Jakarta (ANTARA) – Koalisi Ojol Nasional (KON) Berbarengan 98 Resolution Network mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto atas penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

Regulasi tersebut, antara lain mengatur penurunan potongan aplikasi menjadi maksimal 8 persen mulai 1 Juli 2026 karena dinilai memperkuat perlindungan dan kepastian hukum bagi Kawan pengemudi transportasi online.

Koalisi Ojol Nasional Berbarengan 98 Resolution Network menyampaikan apresiasi atas implementasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

Ketua Koalisi Ojol Nasional Andi Kristiyanto menilai regulasi tersebut merupakan langkah Krusial negara dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan yang lebih Bagus bagi jutaan pekerja transportasi online di Indonesia.

“Selama bertahun-tahun, Kawan pengemudi transportasi online menjalankan pekerjaannya di tengah ketidakjelasan Interaksi kemitraan, minimnya perlindungan sosial, serta berbagai kebijakan aplikator yang kerap dinilai merugikan pengemudi,” tutur Andi dalam keterangan tertulis, Selasa.

“Oleh karena itu, hadirnya Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 menjadi momentum Krusial dalam membangun ekosistem transportasi online yang lebih adil, berkelanjutan, dan berpihak kepada para Kawan pengemudi,” tambah dia.

Koalisi Ojol Nasional juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan regulasi tersebut, termasuk Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang turut berperan aktif mendorong kebijakan penurunan potongan aplikasi menjadi maksimal 8 persen, yang mulai berlaku 1 Juli 2026.

Sementara itu, Juru Bicara 98 Resolution Network Poltak Agustinus Sinaga menambahkan Koalisi Ojol Nasional dan 98 Resolution Network menegaskan keberhasilan Perpres tersebut Tak hanya ditentukan oleh lahirnya regulasi, tetapi juga oleh implementasi yang konsisten dan berpihak kepada para pekerja transportasi online sebagai Kawan aplikator.

“Terdapat catatan Krusial yang perlu kami sampaikan dalam kesempatan ini, Ialah Asa agar pemerintah tetap Terdapat dalam menjaga ekosistem kemitraan antara aplikator dan para driver ojol,” ungkap Poltak.