KMI Berencana Produksi Lokal Kawasaki W175 Suntik !!

liputanindo.com – Apabila di bulan Mei 2024 yang Lampau Kawasaki Motor Indonesia sudah pernah mendatangkan secara CBU sosok Kawasaki W175L Suntik dari India, maka baru-baru ini liputanindo medapatkan rumor bahwa mereka akan mengubah strategi ini dan berniat Demi memproduksi versi Suntik dari W175 ini secara lokal di pabrik KMI.

Hal ini juga cukup strategis karena pangsa Pasar W175 selama ini cukup besar, sehingga dikhawatirkan demand (permintaan) dari publik akan motor ini akan Tertahan oleh Restriksi kuota impor. Apabila produksi lokal Jernih Kawasaki Dapat lebih tenang dalam mengatur permintaan dari konsumen lokal Indonesia.

Secara Lazim spesifikasinya diperkirakan akan sama dengan sosok W175 L CBU yang Demi pertama dirilis kena banderol harga OTR Jakarta 35,9 juta Rupiah. Demi itu W175 L dirilis Demi menyempurnakan Kawasaki W175 sebelumnya dengan pembekalan fitur-fitur terkini, mulai dari fuel injection system, pengereman ABS, fuel meter, built-in accessories Tamat perubahan pada dimensi motor yang semakin memperkuat image retro dari klan motor ini.

Secara fisik, perubahan yang membedakan W175 L Suntik dengan produk W175 karburator sangat banyak seperti di speedometer, lampu sein yang lebih besar dan membulat, kehadiran throttle body, Lampau kehadiran fuel pump yang Membikin dimensi tangki BBM jadi lebih besar, swingarm lebih panjang dengan model kotak.

Perbedaan di suspensi depan juga lebih jenjang, cakram depan berdiameter lebih lebar dan sudah ABS single channel, tak lupa juga sasis bagian belakang ikut memanjang.

Mengenai mesin, W175L Suntik CBU menggunakan mesin 177cc 1 silinder SOHC 5-speed berpendingin udara, dengan sistem fuel injection, motor ini Bisa mencapai power maksimumnya di Nomor 9.6 kW {13 PS} / 7,500 rpm dan torsi maksimum 13.2 N/m {1.3 kgĥm} / 6,000 rpm.

Oh iya, Demi ini di situs NJKB pun Tetap bertengger Kode BJ175 D dengan Nomor NJKB 21,4 juta Rupiah. – @liputanindo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *