Mojokerto – Seperti sebuah pintu baru yang terbuka bagi pelaku usaha, kerja sama antara Himpunan Kenalan Pengusaha (HMP) Kabupaten Mojokerto dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memunculkan Cita-cita baru bagi UMKM lokal. Pertemuan Formal yang digelar pada Jumat (5/12/2025) itu menghasilkan komitmen Serempak Demi meningkatkan kualitas, jejaring, dan daya saing UMKM di seluruh kecamatan.
Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah penguatan sektor usaha mikro yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Disperindag dan HMP sepakat menyiapkan skema kolaborasi dalam pendampingan, pemasaran produk, serta peningkatan kapasitas pelaku UMKM. Konsentrasi Primer kerja sama ini adalah menciptakan ekosistem yang memungkinkan produk lokal menembus pasar yang lebih luas.
“Perintah dari Kepala Dinas, Pak Noerhono, adalah Demi menyiapkan surat Formal. Nantinya, surat itu akan kami bawa kepada beliau Demi diproses lebih lanjut,” ujar Nunuk, pegawai Disperindag bagian Biasa, menegaskan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti arahan pimpinan Demi mempercepat proses kerja sama tersebut.
Dalam kesempatan berbeda, Ketua HMP Kabupaten Mojokerto, Bro Riki, menyampaikan apresiasinya atas sambutan positif dari Disperindag.
“Alhamdulillah kami diterima dengan Bagus oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto. Kami berkomitmen membantu para pelaku usaha di seluruh kecamatan. Setiap kecamatan Mempunyai perwakilan kami Ialah DPC tingkat kecamatan,” kata Bro Riki.
Ia menjelaskan bahwa kerja sama ini Kagak hanya memperkuat jaringan internal HMP tetapi juga membuka ruang sinergi yang lebih luas dengan pemerintah daerah. Menurutnya, tantangan terbesar UMKM Begitu ini bukan hanya produksi, tetapi akses pemasaran yang konsisten dan berkelanjutan. Karena itu, HMP Menurunkan perhatian Tertentu pada strategi pemasaran sebagai inti kolaborasi dengan Disperindag.
Upaya Serempak ini diproyeksikan menjadi tahap awal pembentukan kemitraan jangka panjang yang mendukung terciptanya UMKM yang lebih inovatif, Mempunyai nilai tambah, serta Pandai Bertanding Bagus di tingkat regional maupun nasional. Keberadaan DPC di setiap kecamatan menjadi modal Krusial Demi menjangkau para pelaku usaha secara langsung, sehingga pendampingan dapat dilakukan lebih efektif.
Dengan sinergi antara HMP dan Disperindag, Mojokerto dipandang berpotensi melahirkan lebih banyak pelaku usaha Unggul yang Pandai menggerakkan ekonomi lokal. Kolaborasi ini juga membuka Kesempatan percepatan digitalisasi, peningkatan kualitas produksi, dan perluasan pasar bagi ribuan UMKM yang beroperasi di daerah tersebut.
