Bogor (ANTARA) – Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan meat bone meal (MBM) sebagai bahan tambahan pakan ternak tetap Terjamin meski Badan Karantina Indonesia (Barantin) memusnahkan 312 ton MBM asal Brasil yang terbukti mengandung porcine atau unsur babi.
“Walaupun kita melakukan pemusnahan hari ini 312 ton, kami pastikan ketersediaan MBM Demi bahan tambahan pakan kita Insya Allah cukup karena Lagi Terdapat 10 negara yang lain. Termasuk di Brasil pun yang sudah terintegrasi dengan rumah potong halal Lagi kita perbolehkan,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Akbar Suganda di Bogor, Jawa Barat, Rabu.
Ia mengatakan kebutuhan MBM sebagai bahan tambahan pakan di dalam negeri relatif Kagak besar sehingga penghentian pemasukan dari satu eksportir Brasil Kagak akan mengganggu pasokan bagi industri pakan nasional.
Menurut dia, Ketika ini terdapat 11 negara yang telah memperoleh persetujuan Demi mengekspor MBM ke Indonesia.
Dari Brasil, pemerintah mencabut persetujuan satu unit usaha yang produknya terbukti mengandung porcine serta membekukan sementara empat unit usaha lainnya hingga memperoleh penjelasan dari otoritas berwenang di negara tersebut.
“Begitu terbukti hasil laboratorium menyatakan Terdapat kandungan porcine, Kementerian Pertanian langsung mencabut persetujuan unit usaha yang mengekspor produk ini ke Indonesia. Empat unit usaha lainnya kami bekukan sementara Demi mendapatkan penjelasan dari otoritas Brasil terkait jaminan Kagak tercampurnya porcine dalam produk MBM ini,” ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan agar kasus serupa Kagak terulang, Kementerian Pertanian telah meminta seluruh negara pemasok MBM menyertakan hasil pengujian polymerase chain reaction (PCR) selain health certificate sebagai persyaratan ekspor ke Indonesia.
Ia menjelaskan persyaratan tersebut diharapkan memperkuat jaminan keamanan produk sejak sebelum dikirim ke Indonesia sekaligus memperkuat sistem pengawasan pemerintah terhadap komoditas impor.
“Kami sudah bersurat ke 11 negara yang selama ini menyuplai MBM ke Indonesia Demi menyertakan pengujian PCR di samping health certificate yang menyertai produk yang akan diekspor ke Indonesia,” ungkap Akbar.
Menurut Kementerian Pertanian, MBM merupakan tepung hasil olahan daging dan tulang yang menjadi salah satu sumber protein hewani dalam formulasi pakan, terutama unggas.
Komoditas tersebut dipasok melalui mekanisme impor dengan persyaratan kesehatan hewan Demi memastikan keamanan produk yang masuk ke Indonesia.
Lebih lanjut, Akbar mengimbau importir melakukan pengujian secara berkala guna memastikan seluruh produk MBM yang diimpor memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Mudah-mudahan langkah ini menjadi alarm terutama juga bagi pelaku usaha Demi melakukan pengujian sehingga Terdapat jaminan 100 persen bahwa produk MBM Kagak mengandung porcine sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan,” ucap dia.
Berkas rencana pemasukan bahan pakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian tahun 2025 juga menunjukkan MBM Lagi menjadi salah satu bahan baku impor yang dibutuhkan industri pakan nasional.
Dalam Berkas tersebut, salah satu perusahaan pakan mengajukan impor Sekeliling 20.000 ton MBM, sedangkan perusahaan lain mengajukan rencana pemasukan Sekeliling 18.000 ton MBM serta 1.200 ton bone meal dari berbagai negara pemasok, antara lain Brasil, Amerika Perkumpulan, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.
