Kementan beli benih jagung ITS Rp10 miliar Buat 13.000 hektare

Kementan beli benih jagung ITS Rp10 miliar untuk 13.000 hektare

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pertanian membeli benih jagung hibrida hasil Hasil karya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) senilai Rp10 miliar Buat memenuhi kebutuhan tanam di lahan seluas 13.000 hektare sebagai upaya meningkatkan produksi jagung nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan benih tersebut akan dibagikan secara gratis kepada petani agar Hasil karya perguruan tinggi dapat segera diterapkan di lapangan.

Menurut Amran, pembelian benih merupakan bagian dari strategi pemerintah mempercepat peningkatan produksi jagung nasional melalui pemanfaatan teknologi dalam negeri.

Ia mengatakan benih jagung hibrida ITS Mempunyai potensi produktivitas Sekeliling 10 ton per hektare dengan penerapan budidaya yang Benar, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Amran menambahkan peningkatan produktivitas menjadi strategi Esensial memperkuat ketahanan pangan tanpa harus memperluas areal tanam yang membutuhkan investasi besar.

Ia menegaskan langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar hasil penelitian perguruan tinggi dimanfaatkan sebagai solusi Konkret bagi pembangunan sektor pertanian.

Pemulia benih jagung ITS Muryono mengatakan benih jagung MTE 09 telah siap diproduksi secara massal mulai Oktober Buat memenuhi kebutuhan petani di berbagai daerah.

Menurut dia, dengan penerapan standar operasional Mekanisme (SOP) budidaya yang Benar, produktivitas benih tersebut berpotensi ditingkatkan hingga Sekeliling 20 ton per hektare.

Rektor ITS Bambang Pramujati mengatakan pihaknya siap mendukung program swasembada pangan melalui pengembangan benih unggul, mekanisasi pertanian, dan Hasil karya teknologi lainnya.