Kemenkes Buka Program PMU InPULS dan CPMU 2026, Ini Syaratnya

Ilustrasi. Foto: Freepik.


Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali membuka Kesempatan karier melalui program Indonesia Public Laboratory System Strengthening (PMU InPULS) Project dan Central Project Management Unit (CPMU).

Kandidat dapat melakukan lamaran melalui https://s.kemkes.go.id/RecruitmentIHSSBatchVIII Tiba dengan 25 Juni 2026. Lantas, apa saja kualifikasi yang dibutuhkan pada program tersebut? Mengutip dari Instagram @kemenkes_ri, berikut penjelasannya.

Central Project Management Unit (CPMU)

1. Posisi Environmental Safeguard Consultant

Berikut kualifikasi yang dibutuhkan:

  • Lulusan S2 di bidang Ilmu Lingkungan, Manajemen Lingkungan, atau bidang terkait.
  • Mempunyai pengalaman profesional minimal tujuh tahun dalam penilaian Akibat lingkungan dan sosial, termasuk implementasi Environmental and Social Framework (ESF), AMDAL, ESIA, atau kerangka perlindungan serupa.
  • Mempunyai pengalaman minimal lima tahun bekerja dengan institusi pemerintah dalam proyek yang dibiayai oleh Bank Pembangunan Multilateral (MDB) atau Kenalan Pembangunan.
  • Mempunyai pengetahuan yang kuat mengenai peraturan perundang-undangan lingkungan Indonesia, regulasi perlindungan lingkungan, dan kebijakan sektor terkait.
  • Mempunyai pengalaman yang terbukti dalam memberikan Donasi teknis, pengembangan kapasitas, serta melakukan Pemeriksaan, pemantauan, dan Pengkajian Penyelenggaraan program.
  • Pengalaman bekerja pada proyek yang didanai World Bank, ADB, AIIB, IsDB, USAID, atau donor lainnya sangat diutamakan.
  • Mempunyai kemampuan analisis, komunikasi, dan kepemimpinan yang kuat.
  • Mempunyai kemampuan bahasa Inggris lisan dan tulisan yang Bagus.
  • Bisa bekerja secara efektif Bagus secara Berdikari maupun sebagai bagian dari tim multidisiplin.


(Ilustrasi. Foto: Dok Liputanindo.id)

Indonesia Public Laboratory System Strengthening (PMU InPULS) Project

1. Posisi Procurement Consultant

Dengan kualifikasi sebagai berikut:

  • Lulusan S2 di bidang Manajemen Rantai Pasok, Manajemen, Administrasi Bisnis, atau bidang terkait.
  • Sertifikasi profesional di bidang Pengadaan, Manajemen Rantai Pasok, atau Pengadaan Publik menjadi nilai tambah.
  • Mempunyai pengalaman minimal tujuh tahun dalam pengadaan jasa konsultansi, barang, dan pekerjaan Pembangunan.
  • Mempunyai pengalaman minimal lima tahun dalam Mekanisme pengadaan Pemerintah Indonesia (Perpres PBJ) dan/atau regulasi pengadaan Global (World Bank, ADB, AIIB, IsDB, atau Kenalan pembangunan lainnya).
  • Mempunyai pengalaman yang terbukti dalam mengelola proses pengadaan, administrasi kontrak, Pengkajian penawaran, dan pemantauan pengadaan.
  • Pengalaman dalam proyek sektor kesehatan menjadi nilai tambah.
  • Mempunyai kemampuan analisis dan pemecahan masalah yang kuat.
  • Mempunyai kemampuan komunikasi dan interpersonal yang sangat Bagus.
  • Menguasai perangkat lunak pengadaan dan aplikasi Microsoft Office.
  • Mempunyai kemampuan bahasa Inggris lisan dan tulisan yang Bagus.
  • Bisa bekerja secara efektif dalam lingkungan tim dan di Dasar tekanan.

2. Posisi Contract Management Consultant

Terdapat kualifikasi sebagai berikut:

  • Lulusan S2 di bidang Administrasi Bisnis, Hukum, Manajemen Kontrak, atau bidang terkait.
  • Sertifikasi profesional di bidang Pengadaan dan/atau Manajemen Kontrak menjadi nilai tambah.
  • Mempunyai pengalaman minimal lima tahun dalam manajemen kontrak, diutamakan pada proyek pembangunan Global.
  • Mempunyai pengalaman yang terbukti dalam mengelola proses pengadaan Global, administrasi kontrak, dan kepatuhan kontrak.
  • Mempunyai pengalaman bekerja pada proyek yang didanai pinjaman luar negeri, hibah, atau donor (World Bank, ADB, AIIB, IsDB, USAID, dan lain-lain) sangat diutamakan.
  • Memahami Mekanisme Pemerintah Indonesia dan pengaturan implementasi proyek.
  • Mempunyai kemampuan analisis dan pemecahan masalah yang kuat.
  • Mempunyai kemampuan negosiasi, komunikasi, dan interpersonal yang sangat Bagus.
  • Mempunyai kemampuan yang terbukti dalam mengelola banyak kontrak dan pemangku kepentingan secara efektif.
  • Menguasai perangkat lunak pengadaan dan aplikasi Microsoft Office.
  • Mempunyai kemampuan bahasa Inggris lisan dan tulisan yang Bagus.
  • Bisa bekerja secara efektif dalam lingkungan tim dan di Dasar tekanan. (Adrian Bachtiar)