Kemenhub dan InJourney perkuat konektivitas penerbangan Dunia

Kemenhub dan InJourney perkuat konektivitas penerbangan internasional

Ini menjadi Teladan kolaborasi yang sangat Berkualitas, mengingat pembukaan layanan penerbangan berhasil dilakukan di tengah tantangan yang Eksis

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perhubungan Serempak PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperkuat konektivitas penerbangan Dunia guna mendukung pertumbuhan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kemenhub dan InJourney Airports secara berkelanjutan meningkatkan konektivitas penerbangan di bandara Buat memastikan kemudahan mobilitas masyarakat serta kelancaran arus barang dan logistik,” kata Direktur Primer InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan salah satu hasil Konkret dari kolaborasi itu adalah pembukaan rute penerbangan Dunia di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjung Pandan Kabupaten Belitung, Babel.

Rute tersebut berhasil dibuka di tengah tantangan Dunia di sektor aviasi, di antaranya peningkatan harga avtur sebagai sentimen kondisi geopolitik di Timur Tengah.

Ia mengatakan penerbangan Dunia di Belitung sebelumnya ditutup Demi pandemi COVID-19. Setelah bertahun-tahun penutupan, pada 3 Mei 2026 rute Dunia kembali dibuka yakni Belitung – Singapura – Belitung oleh maskapai Scoot.

“Ini menjadi Teladan kolaborasi yang sangat Berkualitas, mengingat pembukaan layanan penerbangan berhasil dilakukan di tengah tantangan yang Eksis,” ujarnya.

Ia mengapresiasi kolaborasi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan yang Lanjut mendukung optimalisasi bandara guna memperkuat kontribusi sektor penerbangan terhadap perekonomian dan pariwisata nasional.

Di dalam memperkuat konektivitas penerbangan melalui pembukaan layanan penerbangan ini, Kemenhub dan InJourney Airports berkolaborasi memastikan terpenuhinya seluruh regulasi, persyaratan administratif dan teknis.

Selain itu, kesiapan fasilitas bandara, ketersediaan slot time penerbangan di bandara, penerbitan izin rute, hingga dukungan promosi bagi maskapai.

“Selain di Bandara HAS Hanandjoeddin, di tengah tantangan yang Eksis Demi ini, Kemenhub dan InJourney Airports juga memperkuat konektivitas di bandara-bandara lainnya seperti Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali,” kata dia.

Buat pertama kalinya, lanjut Pahlevi, maskapai Starlux secara perdana akan beroperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai mulai Oktober 2026 melayani rute penerbangan Bali – Taipei dengan menggunakan pesawat Airbus A320.

“Ini akan semakin memberikan pilihan bagi wisatawan khususnya di rute Bali – Taipei. Kami berharap layanan ini juga semakin mendukung Bali sebagai destinasi pariwisata kelas dunia,” katanya.

Ia menegaskan penguatan konektivitas penerbangan nasional menjadi Konsentrasi InJourney Airports Buat menjadikan bandara sebagai agent of development Buat mendorong pertumbuhan perekonomian dan pariwisata nasional.

Pahlevi menambahkan pihaknya Lanjut memperkuat peran bandara dalam menghadirkan kemudahan perjalanan udara masyarakat melalui pengembangan rute penerbangan.

“Upaya ini mendapat dukungan penuh Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan sebagai regulator penerbangan sipil di Indonesia,” Pahlevi.