Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026

Kementerian Dalam Negeri RI memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah berprestasi regional Jawa-Bali pada acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Hotel Marriott Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (5/6/2026).

Apresiasi ini ditujukan Kepada memacu peningkatan kinerja pemerintah daerah lewat sistem kompetisi yang sehat, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Penilaian sengaja diklasifikasikan per Kawasan agar daerah berkemampuan fiskal rendah tetap Bisa Bertanding adil.

“Jadi kita Tak Kembali melakukan iklim kompetitif tingkat nasional, nanti daerah-daerah yang kecil akan kalah dengan daerah-daerah yang besar, karena Mempunyai kemampuan fiskal dan lain-lain Mekanis lebih kreatif,” ujar Mendagri Muhammad Tito Karnavian, dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026).

Menteri Dalam Negeri menerangkan bahwa program pemberian apresiasi tersebut diselenggarakan di enam regional yang meliputi Sumatera, Kalimantan, Maluku-Nusa Tenggara, Jawa-Bali, Sulawesi, dan Papua. Begitu ini, hanya regional Papua yang belum melaksanakan dan akan segera digelar dalam waktu dekat.

“Ini (pemberian penghargaan) akan berlanjut Maju, berlanjut Maju gelombang kedua nanti di enam region Kembali, tapi nanti mungkin topiknya berbeda, Bisa saja topiknya nanti mungkin kota Bersih, atau mungkin pengelolaan layanan publik, dan lain-lain,” Jernih Tito.

Penghargaan mencakup empat kategori Istimewa, Adalah Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Pemenang peringkat I mengantongi Anggaran Donasi pemerintah senilai Rp 3 miliar, peringkat II mendapat Rp 2 miliar, dan peringkat III memperoleh Rp 1 miliar.

Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat kabupaten dimenangi Kabupaten Kulon Progo (I), Kabupaten Pacitan (II), dan Kabupaten Jombang (III). Tingkat kota diraih Kota Magelang (I), Kota Surakarta (II), dan Kota Denpasar (III), sedangkan tingkat provinsi dimenangi Provinsi Jawa Timur (I) dan Provinsi DIY (II).

Kategori Creative Financing tingkat kabupaten diraih Kabupaten Madiun (I), Kabupaten Sleman (II), dan Kabupaten Gianyar (III). Tingkat kota diraih Kota Surabaya (I), Kota Bogor (II), dan Kota Semarang (III), sementara tingkat provinsi dimenangi Provinsi DKI Jakarta (I) dan Provinsi Banten (II).

Kategori Pengendalian Inflasi tingkat kabupaten ditempati Kabupaten Garut (I), Kabupaten Sukoharjo (II), dan Kabupaten Majalengka (III). Tingkat kota diraih Kota Cirebon (I), Kota Sukabumi (II), dan Kota Probolinggo (III), Lewat tingkat provinsi dicapai Provinsi Bali (I), Provinsi DIY (II), dan Provinsi Jawa Tengah (III).

Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting tingkat kabupaten diberikan kepada Kabupaten Badung (I), Kabupaten Gianyar (II), dan Kabupaten Tabanan (III). Tingkat kota diraih Kota Denpasar (I), Kota Surabaya (II), dan Kota Tangerang Selatan (III), serta tingkat provinsi diraih Provinsi Bali (I) dan Provinsi Jawa Barat (II).

Agenda ini dihadiri Menko Polkam Djamari Chaniago, Menteri PKP Maruarar Sirait, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Wamendagri Bima Arya, dan Wamendagri Akhmad Wiyagus. Hadir pula Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, serta jajaran Forkopimda Jawa-Bali.