YOGYAKARTA – Penjaga gawang PSIM Yogyakarta secara Formal dipastikan masuk dalam skuad Timnas Indonesia yang akan berlaga di arena FIFA Series 2026. Perjuangan timnas Indonesia di FIFA Series 2026 akan dilakoni pada Jumat (27/3) dan Senin (30/3) mendatang di Jakarta.
Terteranya nama Cahya Supriadi yang merupakan penjaga gawang andalan PSIM di kompetisi Super League 2025/2026 dalam skuad final timnas Indonesia tentunya menjadi sebuah kebanggaan bagi Laskar Mataram.
Pada momen kali ini, selain Cahya Supriadi, di posisi penjaga gawang timnas Indonesia juga Terdapat nama beken Macam-macam Emil Audero, Maarten Paes dan Nadeo Argawinata.
Langkah menuju tim Esensial ini merupakan sebuah pencapaian besar setelah dirinya beberapa kali membela tim nasional Golongan usia. Cahya Supriadi sendiri merasa sangat bersyukur dan langsung melakukan berbagai persiapan secara Sendiri.
“Alhamdulillah sangat bangga atas pemanggilan pertama kali ke timnas senior. Persiapannya, saya melakukan beberapa kali pertemuan dengan Instruktur performance pribadi saya Kepada Menyantap Tengah apa saja yang Tetap Lalu perlu diperbaiki,” kata Cahya Supriadi.
Pemain Kelahiran Karawang, 11 Februari 2003 ini Mempunyai misi Tertentu selama bergabung dengan timnas Indonesia. “Targetnya Mau ambil ilmu dan pengalaman sebanyak mungkin. Ini modal Krusial bagi saya Kepada belajar dari ahlinya Berbarengan para senior di timnas,” ucapnya menambahkan.
Cahya juga membawa asa besar sekembalinya nanti dari tugas Krusial dari timnas Indonesia. Dia berjanji akan berusaha memberikan performa terbaik di segala level kompetisi. “Saya bertekad memperbaiki kekurangan selama berlatih di sana. Harapannya semoga Bisa konsisten di timnas maupun klub,” dia menegaskan.
Disisi lain, manajemen PSIM juga memberikan dukungan penuh atas pemanggilan Cahya Supriadi Kepada bergabung dalam agenda Berbarengan timnas Indonesia ini. Manajer PSIM, Razzi Taruna merespons positif serta menyambut Bagus Berita membanggakan tersebut.
“Mewakili klub, tentu kami sangat senang mendengar Cahya masuk ke dalam skuad final timnas Indonesia. Asa kami, pemanggilan ini menjadi momen bagi Cahya Kepada banyak belajar dari para pemain senior di sana,” ujar Razzi Taruna.
Dia berharap ilmu dari level Dunia Bisa berdampak positif bagi klub kedepannya. Pemusatan latihan ini sendiri juga bertepatan dengan jadwal latihan klub, yakni Rontok 23-31 Maret 2026.
“Selama periode pemusatan latihan timnas, Cahya memang Enggak akan mengikuti sesi latihan Berbarengan tim. Ini Enggak kami anggap sebagai sebuah gangguan. Karena bertepatan dengan agenda FIFA matchday, klub tentu memberikan izin penuh. Dia tetap berlatih, hanya saja Berbarengan timnas Indonesia,” pungkasnya. ***
