Kapal migran yang mencoba menyeberang ke Inggris kandas di pantai utara Prancis. (Anadolu Agency)
Paris: Sebuah Bahtera kecil yang membawa migran menuju Inggris kandas di pantai utara Prancis, menewaskan dua orang dan melukai 16 lainnya, menurut otoritas setempat.
Dilansir dari The New Arab, Minggu, 3 Mei 2026, insiden terjadi setelah kapal bermuatan 82 orang itu berangkat pada malam hari dari Pantai Hardelot, dekat Boulogne-sur-Mer, Tetapi mengalami kegagalan mesin dan hanyut.
Sekretaris Jenderal Prefektur Pas-de-Calais Christophe Marx mengatakan kapal patroli maritim Prancis berhasil menyelamatkan 17 orang, sementara 65 lainnya tetap berada di kapal hingga akhirnya kandas.
Dua Perempuan ditemukan meninggal dunia dan diduga tewas akibat sesak napas atau terhimpit dalam kondisi kapal yang sangat padat. Korban diyakini berusia Sekeliling 20-an tahun dan berasal dari Sudan.
Tiga korban luka dilaporkan dalam kondisi kritis akibat luka bakar serius yang diduga disebabkan campuran bahan bakar di dasar kapal. Pihak berwenang tengah menyelidiki insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi insiden mematikan ketiga dalam lebih dari sebulan terakhir terkait upaya migran menyeberangi Selat Inggris menuju Inggris.
Meski Inggris dan Prancis telah menandatangani kesepakatan baru Demi memperketat patroli dan pengawasan di Area perbatasan, jalur penyeberangan ini tetap menjadi salah satu rute migrasi paling berbahaya di Eropa.
Sejauh tahun ini, lebih dari 6.000 migran berhasil mencapai Inggris melalui jalur tersebut. Grup Sokongan migran Utopia 56 mencatat sedikitnya 172 orang tewas di perbatasan Prancis-Inggris dalam tiga tahun terakhir.
Baca juga: Kapal Pemandu Imigran Tenggelam di Selat Inggris, 12 Orang Tewas
