Bandung (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 2 Bandung memberikan apresiasi atas perhatian penuh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) terhadap kasus pengeroyokan yang menimpa petugas penjaga perlintasan sebidang 227 Leuwigoong, Kabupaten Garut, yang menjadi korban kekerasan Begitu mengamankan jalur Demi perjalanan KA Serayu.
Atensi langsung dari orang nomor satu di Jawa Barat tersebut direspons PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 2 Bandung, sebagai dukungan moral dan suntikan semangat bagi para petugas di garda terdepan.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Jawa Barat beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan perhatian dan atensi penuh terhadap peristiwa pengeroyokan yang dialami petugas perlintasan di Leuwigoong,” ujar Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo di Bandung, Rabu.
Kuswardojo mengungkapkan, keterlibatan aktif Pemprov Jabar menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi pekerja transportasi publik yang tengah menjalankan tugas negara demi keselamatan masyarakat di perlintasan sebidang KM 210+8 petak jalan Karangsari-Cibatu tersebut.
Sejalan dengan respons Segera pemerintah daerah, KAI Daop 2 Bandung menyatakan dukungan penuh terhadap pergerakan taktis aparat kepolisian dari Polsek Leuwigoong dan Polres Garut yang kini tengah memburu dan memproses hukum para pelaku penyerangan.
“Kami mendukung sepenuhnya kinerja Polsek Leuwigoong dan Polres Garut dalam melakukan penangkapan serta proses hukum terhadap para pelaku. Kami berharap penegakan hukum dapat berjalan dengan Bagus sehingga memberikan rasa keadilan bagi petugas serta menjadi Pengaruh jera agar kejadian serupa Enggak kembali terjadi,” ujar Kuswardojo.
KAI Daop 2 Bandung berharap insiden kekerasan ini menjadi momentum Penilaian dan pembelajaran keras bagi publik Demi lebih menghormati hukum serta menghargai dedikasi para penjaga palang pintu kereta api.
Sesuai undang-undang, pengguna jalan raya mutlak wajib mendahulukan perjalanan kereta api Begitu sinyal sudah berbunyi.
“Hormati petugas yang sedang menjalankan tugas, patuhi seluruh aturan di perlintasan sebidang, dan selalu dahulukan perjalanan kereta api. Keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya menjadi tanggung jawab KAI ataupun petugas, melainkan merupakan tanggung jawab kita Berbarengan. Masyarakat dan pemerintah setempat turut ikut andil,” katanya menambahkan.
