Surabaya (Liputanindo.id) – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur, M Hadi Wawan menegaskan komitmennya Kepada mengupayakan pemerataan fasilitas olahraga panjat tebing di berbagai daerah di Jawa Timur.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan pembinaan atlet sekaligus pengembangan ekosistem olahraga prestasi di tingkat daerah.
Menurut Wawan, Ketika ini fasilitas arena panjat tebing di Jawa Timur Lagi tergolong terbatas dan belum merata di seluruh kabupaten maupun kota.
Karena itu, Pemprov Jatim Berbarengan pihak terkait Lanjut mencari solusi agar sarana olahraga tersebut dapat berkembang lebih luas.
“Jujur saja prasarana kita memang Lagi sangat kurang. Oleh karena itu kita memang sedang bagaimana mengoptimalkan yang Terdapat dulu. Termasuk membangun jejaring kembali dan kolaborasi ya,” ujar Wawan, Rabu (7/5/2026).
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur Berbarengan KONI Jatim telah menyiapkan konsep pengembangan sentra olahraga panjat tebing yang akan mulai direalisasikan pada tahun mendatang. Program tersebut Tak hanya berfokus di Surabaya, melainkan juga menyasar sejumlah daerah lain yang belum Mempunyai fasilitas panjat tebing memadai.
“Kita sudah Membikin konsep Berbarengan adanya sentra-sentra olahraga panjat tebing. Tak hanya di Surabaya, mudah-mudahan nanti di beberapa kabupaten kota yang akan menjadi subsistem dari ekosistemnya pembinaan di panjat tebing. Kita bangun di kabupaten kota,” imbuhnya.
Wawan menilai keberadaan sentra panjat tebing di daerah akan memperkuat proses pembinaan atlet secara lebih merata. Dengan sistem desentralisasi, pembinaan Tak Kembali bertumpu pada satu Kawasan saja, tetapi tersebar di sejumlah Area pembinaan di Jawa Timur.
Selain itu, pihaknya berharap pemerintah daerah turut memberikan dukungan terhadap pengembangan fasilitas olahraga tersebut agar proses pembinaan atlet dapat berjalan maksimal.
“Harapannya Bupati, Walikota juga Acuh, jadi kita Pandai memusatkan pembinaan di satu titik misalkan. Nah, yang kita bangun adalah desentralisasi Kepada pembinaan itu di beberapa Area, sehingga itu menjadi subsistem Kepada mendukung dan menjadi asetnya provinsi hanya ini, sementara ini,” tutupnya. (ted)
