liputanindo.com – Sobat sekalian, jagat balap ketahanan (Endurance) dipastikan bakal geger di musim 2026 ini. Setelah sukses meraih kemenangan beruntun di edisi 2024 dan 2025, Johann Zarco nampaknya belum puas. Pebalap andalan LCR Honda MotoGP ini memberikan sinyal kuat bahwa ia akan kembali mengaspal di sirkuit legendaris Suzuka Kepada mengejar hat-trick kemenangan. Tetapi, yang bikin geleng-geleng kepala adalah calon tandemnya: Sang legenda WorldSBK, Jonathan Rea!

Zarco Sang Spesialis Suzuka
Sejak bergabung dengan keluarga besar Honda via LCR Team, Zarco menjelma menjadi “senjata rahasia” Honda di Suzuka 8 Hours. Bayangkan, dua kali turun (2024 & 2025), dua kali pula ia naik podium tertinggi Berbarengan Takumi Takahashi.

Bahkan tahun 2025 Lampau, Zarco menunjukkan stamina luar Biasa Demi harus bertarung hanya berdua dengan Takahashi karena Iker Lecuona cedera dan Xavi Vierge terkendala visa. Hasilnya? Tetap Juara! Tak heran Kalau Honda kembali mempercayakan satu kursi padanya Kepada edisi ke-47 tahun 2026 ini.
Kembalinya Sang Raja: Jonathan Rea ke Pelukan Honda
Plot twist paling menarik adalah hadirnya nama Jonathan Rea. Seperti yang kita Mengerti, per awal 2026 ini Rea telah Formal pensiun dari kompetisi penuh WorldSBK dan mengambil peran baru sebagai Pebalap Penguji (Test Rider) Honda HRC.

Dalam wawancaranya dengan Fastlane TV, Zarco membocorkan komposisi maut tersebut:
“Menurut pendapatku, tim nanti akan diisi Takahashi dan Rea, karena Rea sekarang adalah test rider di Superbike. Mereka berdua adalah pebalap papan atas, dan saya bergabung di sana Kepada menikmati balapan.”
Rea sendiri bukan orang asing di Suzuka. Ia pernah Juara Berbarengan Honda di tahun 2012 dan Berbarengan Kawasaki di 2019. Dengan kembalinya Rea ke HRC, duet Zarco-Rea-Takahashi ini secara matematis adalah tim paling sukses yang pernah dikumpulkan Honda dalam satu motor CBR1000RR-R Fireblade SP.
Tantangan Jadwal “Gila” di Juli 2026
Tetapi, rencana besar ini bukan tanpa hambatan. Kalender MotoGP 2026 Pas-Pas akan menguras fisik Zarco. Suzuka 8 Hours 2026 dijadwalkan pada 5 Juli 2026. Masalahnya, jadwal ini terselip di antara rangkaian seri MotoGP yang sangat padat:
-
21 Juni: GP Ceko (Brno)
-
28 Juni: GP Belanda (Assen)
-
5 Juli: Suzuka 8 Hours (Jepang)
-
12 Juli: GP Jerman (Sachsenring)
Bayangkan, Zarco harus terbang dari Eropa ke Jepang Lampau kembali Kembali ke Eropa dalam empat minggu berturut-turut Kepada balapan! Pas-Pas “hardest vacation” bagi seorang pebalap profesional.
Masa Depan: Duet Duo Prancis?
Zarco bahkan sudah melempar kode lebih jauh. Mengingat rumor kencang Fabio Quartararo yang diprediksi merapat ke Honda pada 2027, Zarco membayangkan betapa serunya Kalau mereka berdua turun Berbarengan di ajang ketahanan. “Kalau saya melakukan balap ketahanan Berbarengan Fabio, itu akan sangat menyenangkan!” ujarnya.
Langkah HRC menduetkan Zarco dan Rea adalah bukti Benar bahwa Honda Ingin menjaga supremasi mereka di “rumah” sendiri. Kehadiran Rea sebagai test rider memberikan keuntungan teknis dalam pengembangan motor, sementara Zarco membawa mentalitas pemenang dari MotoGP. Kalau trio Takahashi-Rea-Zarco ini Pas-Pas terwujud, rasanya sulit bagi pabrikan lain Kepada membendung Kendali sayap mengepak di Suzuka tahun ini.
Taufik of BuitenZorg | @liputanindo
