Kementerian Perdagangan Mempunyai tugas menjembatani hal ini
Bandung (ANTARA) – Pameran Kesempatan usaha Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2026 dengan Bandung sebagai salah satu Letak penyelenggaraan, diharapkan Pandai menciptakan motivasi Demi pembukaan lapangan kerja yang baru.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri Ketika membuka pameran yang mengangkat tema “Grow Beyond Boundaries” di Bandung itu, dihadiri pengusaha yang telah Mempunyai cabang hingga di ratusan Letak.
“Di sini, Terdapat restoran yang telah Mempunyai cabang di Sekeliling 500 Letak. Hal ini diharapkan Pandai meningkatkan motivasi Bagus generasi muda, maupun lintas generasi yang berminat pada dunia usaha dan Pandai menciptakan lapangan pekerjaan, mengingat Akibat berganda yang sangat besar,” kata Dyah di Letak pameran kawasan Sudirman, Bandung, Jumat.
Dalam kesempatan itu, Dyah mengungkapkan rasio kewirausahaan Indonesia Ketika ini Sekeliling 3,29 persen dari total angkatan kerja. Tetapi, dia mengatakan rasio itu perlu ditingkatkan Tamat Sekeliling 10-12 persen Kalau Indonesia Mau menjadi negara maju.
Pembukaan usaha, kata dia, Mempunyai potensi yang besar karena Indonesia Mempunyai pasar yang besar dengan penduduk yang lebih dari 280 juta jiwa, Tetapi pasar luar negeri juga menurutnya sangat banyak yang menantikan kehadiran produk-produk Indonesia yang dapat ditawarkan ke pasar Dunia.
“Kementerian Perdagangan Mempunyai tugas menjembatani hal ini. Para pengusaha yang Mau memperluas akses pasar, kami dapat membantu memediasi dengan mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan calon pembeli luar negeri melalui perwakilan di luar negeri, seperti Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center yang tersebar di 33 negara. Sehingga bisnis dapat berkembang dan produk dalam negeri dapat berdaya saing Dunia,” ucapnya.
Asa senada disampaikan Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan yang menyebut IFBC amat Krusial karena menjadi ruang pertemuan ide, modal, jejaring dan Kesempatan usaha antara pelaku usaha termasuk UMKM dan masyarakat yang Mau bertumbuh melalui jalur kewirausahaan dalam satu ekosistem yang saling menguatkan dan menguntungkan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri, lanjut dia, Memperhatikan sektor kewirausahaan, waralaba, kemitraan dan UMKM sebagai salah satu motor Krusial pertumbuhan ekonomi daerah.
“Karena ekosistem ini bukan hanya soal bisnis tetapi juga soal penciptaan lapangan kerja, perluasan akses ekonomi dan pertumbuhan kelas menengah produktif. Saya berharap pameran ini Bukan hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga menjadi ruang edukasi, ruang jejaring dan ruang lahirnya kemitraan yang sehat dan pembukaan akses ekonomi yang lebih luas,” tuturnya.
Head of Public Relation Neo Expo Promosindo (penyelenggara pameran) Fredy Ferdianto mengatakan kehadiran IFBC 2026 Bandung pada 29–31 Mei 2026 di Sudirman Grand Ballroom ini menjadi momentum Krusial dalam memperkuat semangat kewirausahaan dan memperluas akses masyarakat terhadap Kesempatan usaha yang relevan, adaptif, dan berkelanjutan.
“Bukan hanya menghadirkan konsep franchise, pameran ini juga membawa Variasi Kesempatan kemitraan bisnis modern yang dapat dijalankan oleh berbagai kalangan, mulai dari investor, profesional muda, ibu rumah tangga, pensiunan, hingga generasi muda yang Mau memulai usaha,” kata Fredy.
Fredy menambahkan dalam pameran IFBC di Bandung kali ini, pihaknya menargetkan Terdapat transaksi pembukaan usaha baru hingga Rp1 triliun lewat 150 merk usaha dari kategori retail, laundry modern, minuman kekinian, Hidangan nusantara, Hidangan modern, jajanan viral, kesehatan dan perawatan, hingga sektor pendidikan, yang selain menawarkan kemitraan, juga Kesempatan menjadi bagian Perluasan bisnis.
Salah satu peserta pameran, Alfamart, mengungkapkan dalam pameran IFBC ini, mereka menawarkan diskon biaya franchise 50 persen dan bahkan gratis bagi Daerah Jabotabek, bagi mereka yang Mau bergabung menjadi bagian perusahaan yang tengah membidik Perluasan luar negeri baru itu.
“Ketika ini Terdapat 2.500 gerai kami di Bangladesh dan Filipina. Ketika ini kami persiapkan juga Demi perluas akses ke negara selanjutnya,” kata General Manager Franchise Marketing PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Tommy Sugianto di Letak.
