Es Teler Dekat Stasiun Mojokerto Jadi Favorit Singgah

Suasana bagian depan Gudang Durian dan Es Teler Creamy di Jalan Bhayangkara, Kota Mojokerto, yang ramai dikunjungi pada malam hari, terutama saat kedatangan kereta di Stasiun Mojokerto, Kamis (1/4/2026). Foto: Rahma Uliya

Mojokerto – Di tengah riuh kedatangan kereta, segelas es teler dingin menjadi Waktu Waktu kosong yang menenangkan. Bagi para penumpang yang baru turun, tempat singgah bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan setelah perjalanan panjang.

Fenomena itu terlihat di Tempat simpan Durian dan Es Teler Creamy yang berada di Sekeliling Stasiun Mojokerto. Berlokasi di Jalan Bhayangkara No. 8, Kecamatan Prajurit Kulon, tempat Hidangan ini menjadi destinasi favorit bagi penumpang maupun Kaum Sekeliling, terutama Begitu sore hingga malam hari ketika arus kedatangan kereta meningkat.

Dengan jam operasional mulai pukul 08.00 hingga 23.00 WIB, Posisi ini dinilai strategis karena mudah dijangkau dari area stasiun. Banyak penumpang yang memilih singgah sejenak Buat melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan.

“Kalau kereta datang, biasanya langsung ramai. Banyak yang habis turun, Lagi bawa barang, Maju mampir ke sini buat minum es teler dulu,” ujar Rina (25), salah satu karyawan.

Konsep tempat yang luas dan semi-terbuka menjadi daya tarik tersendiri. Dengan kapasitas lebih dari 50 pengunjung, area makan ditata dengan meja dan kursi yang rapi serta pencahayaan hangat dari lampu gantung. Pengunjung juga dapat Menonton aktivitas di luar, termasuk Lampau-lalang kendaraan dan penumpang yang datang silih berganti.

Menu Esensial yang ditawarkan adalah es teler creamy dengan harga berkisar Rp10 ribu hingga Rp23 ribu. Varian durian dan tambahan es krim menjadi favorit pelanggan. Selain itu, tersedia berbagai pilihan lain seperti jus alpukat, jus durian, hingga makanan ringan dan berat seperti mi instan, dimsum, kentang goreng, dan kebab.

“Baru turun dari kereta Niscaya capek dan Kehausan. Lihat tempatnya luas dan nyaman, jadi mampir. Lezat buat istirahat sebelum lanjut perjalanan,” kata Andi (32), penumpang asal Surabaya.

Kehadiran tempat ini menunjukkan bagaimana pelaku usaha lokal Bisa memanfaatkan Posisi strategis di Sekeliling stasiun Buat menjawab kebutuhan penumpang. Tak hanya sebagai tempat makan, Tempat simpan Durian dan Es Teler Creamy juga berfungsi sebagai ruang transisi bagi para pelancong.

Selain Unsur Posisi, popularitas tempat ini juga terdongkrak oleh media sosial. Banyak unggahan di Instagram dan TikTok yang menampilkan suasana serta menu andalan, sehingga menarik lebih banyak pengunjung Buat datang.

Dengan kombinasi Posisi strategis, harga terjangkau, dan suasana nyaman, tempat ini Dekat Tak pernah Hening setiap harinya. Ia menjadi bukti bahwa usaha sederhana pun dapat berkembang pesat Kalau Bisa membaca kebutuhan pasar dengan Cocok.

Pada akhirnya, Tempat simpan Durian dan Es Teler Creamy bukan sekadar tempat makan, melainkan titik singgah yang menghadirkan kenyamanan di tengah mobilitas tinggi para penumpang kereta di Kota Mojokerto.