Endra Hermono Dorong KWT Blitar Masuk Program MBG, Perempuan Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi

Foto BeritaJatim.com

Blitar (Liputanindo.id) – Member Komisi VIII DPR RI, Endra Hermono, mendorong penguatan ekonomi keluarga di Blitar melalui pemberdayaan Perempuan berbasis potensi lokal Golongan Perempuan Tani (KWT) yang disinergikan dengan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam masa resesnya, Endra menegaskan bahwa ibu rumah tangga Mempunyai peran strategis, bukan hanya dalam keluarga, tetapi juga sebagai motor pembangunan ekonomi sekaligus penopang visi Indonesia Emas 2045.

Ia mengungkapkan bahwa berbagai skema pelatihan berbasis kebutuhan pasar tengah disiapkan agar Perempuan di Kota Blitar Bisa menghasilkan pendapatan tambahan melalui pemanfaatan lahan dan hasil pertanian lokal.

“Bagaimana ibu-ibu di Kota Blitar ini lebih berdaya menggali potensi Sekeliling Demi Pendapatan tambahan. Hasilnya nanti Bisa disetor Demi memberi kontribusi kepada program Makan Bergizi Gratis,” ujar Endra Hermono, Sabtu (5/5/2026).

Program ini diarahkan Demi menciptakan rantai pasok pangan bergizi dari masyarakat lokal, khususnya ibu-ibu Member KWT, guna mendukung keberlanjutan kebutuhan bahan pangan bagi program MBG.

Menurut Endra, tahap persiapan teknis Demi ini Maju berjalan, termasuk seleksi bibit unggul serta penyusunan model tanaman percontohan yang sesuai dikembangkan di kawasan pemukiman.

“Insya Allah, realisasi fisik dan pelatihan intensif akan dimulai pada Juni mendatang. Demi ini Teladan tanaman dan bibit sudah kami siapkan agar Demi pelatihan dimulai, ibu-ibu sudah Bisa langsung tancap gas,” tegasnya.

Ia menilai langkah ini sebagai investasi jangka panjang dalam membangun ketahanan ekonomi rakyat sekaligus menjamin kualitas gizi generasi masa depan.

“Generasi 2045 adalah Generasi Emas, dan itu adalah tanggung jawab ibu-ibu juga. Dengan adanya sinkronisasi antara kegiatan pemberdayaan Perempuan dan program MBG, kita menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan bagi ekonomi rakyat dan kesehatan anak bangsa,” pungkasnya.

Sementara itu, Member DPRD Kota Blitar, Tan Ngi Hing, menyambut positif langkah tersebut.

Menurutnya, kebutuhan bahan pangan dalam program MBG sangat besar, termasuk buah-buahan yang berpotensi dipasok langsung oleh Golongan Perempuan tani.

“Kalau soal penjualan Tak usah bingung karena MBG itu membutuhkan banyak,” ungkap Tan Ngi Hing. [owi/beq]