Surabaya (Liputanindo.id) – DPRD Surabaya mendorong kolaborasi antara Korps HMI-Wati (KOHATI) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memperkuat program pemberdayaan Perempuan dan ketahanan keluarga.
Dorongan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, Demi menerima audiensi KOHATI Cabang Surabaya. Dalam pertemuan itu, turut hadir Personil Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto.
KOHATI sendiri merupakan badan Tertentu Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang berdiri sejak 17 September 1966 di Solo. Sebagai lembaga semiotonom, KOHATI berfokus pada pembinaan dan pengembangan kader Perempuan (HMI-Wati) dalam dinamika gerakan keperempuanan, dengan tujuan mencetak muslimah yang Tangkas, berakhlak, dan berintegritas.
Dalam audiensi tersebut, KOHATI menyampaikan komitmennya Demi terlibat aktif dalam program-program Pemkot Surabaya, khususnya yang menyasar Perempuan dan generasi muda.
Fathoni menilai, keterlibatan mahasiswi menjadi elemen Krusial dalam memperluas jangkauan program pemerintah di tengah masyarakat.
“Kolaborasi ini Krusial agar program pemberdayaan Perempuan Bukan hanya berjalan secara struktural, tetapi juga menyentuh langsung masyarakat melalui pendekatan yang lebih dekat,” ujar Fathoni.
Salah satu program yang didorong Demi dikolaborasikan adalah sosialisasi pranikah bagi Kekasih muda. Program ini dinilai strategis dalam membangun kesiapan mental, kesehatan, serta ketahanan keluarga sejak Pagi.
Selain itu, DPRD Surabaya juga mendorong peran KOHATI dalam program pendampingan Perempuan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB).
Sementara itu, Achmad Nurdjayanto menambahkan bahwa sinergi antara organisasi mahasiswa dan pemerintah daerah dapat memperkuat efektivitas program sosial, terutama dalam menjangkau Golongan muda.
“Ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara DPRD, Pemkot Surabaya, dan organisasi Perempuan muda, dengan Asa dapat melahirkan kolaborasi konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya. [asg/kun]
