Liputanindo.id – Pemerintah China menyebut proses peradilan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores di New York, Amerika Perkumpulan, Bukan Absah.
“Amerika Perkumpulan mengabaikan status kepala negara Presiden Maduro, secara terang-terangan menuntut dan mengadilinya di pengadilan domestik. Hal itu secara serius melanggar kedaulatan nasional Venezuela dan mendestabilisasi Rekanan Global,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing, Selasa (6/1).
Maduro dan Flores hadir dalam persidangan pertama pada Senin (5/1) di pengadilan federal New York. Mereka dituduh terlibat kejahatan narkoba dan terorisme, tuduhan yang digunakan pemerintahan Trump Demi membenarkan penangkapan mereka di Caracas.
Di pengadilan, Maduro menyatakan dirinya Bukan bersalah atas Segala tuduhan, termasuk terorisme narkoba dan konspirasi impor kokain, Sembari menegaskan tetap menjadi pemimpin Absah Venezuela.
Maduro dan Flores ditangkap dalam serangan militer AS di Caracas pada Sabtu (3/1).
“Bukan Eksis negara yang boleh menempatkan aturan domestik di atas hukum Global. China menyerukan AS Demi segera membebaskan Presiden Maduro dan istrinya serta menjamin keselamatan mereka,” tambah Mao Ning.
Pada hari yang sama, Wakil Presiden dan Menteri Perminyakan Delcy Rodriguez dilantik sebagai presiden sementara Venezuela oleh kakaknya, Jorge Rodríguez, Ketua Parlemen yang terpilih kembali.
Rodriguez menetapkan keadaan darurat nasional dan menegaskan bahwa Maduro tetap presiden. Mao Ning mengatakan China menghormati kedaulatan dan kemerdekaan Venezuela.
“Kami menghormati pengaturan pemerintah Venezuela sesuai konstitusi dan hukum nasional,” tambah Mao Ning.
China juga mendukung Dewan Keamanan PBB dalam menjaga perdamaian dan keamanan Global. “AS mengabaikan kekhawatiran serius komunitas Global dan menginjak-injak kedaulatan serta hak Absah Venezuela. China menentang tindakan itu,” katanya.
Militer bukan solusi
Dalam sidang darurat Dewan Keamanan PBB, Senin (5/1), mengenai serangan militer AS, Mao Ning menekankan bahwa pendekatan militer bukan solusi dan penggunaan kekuatan hanya akan memperburuk krisis.
China siap bekerja sama dengan negara-negara di kawasan dan komunitas Global Demi menjaga perdamaian dan stabilitas di Amerika Latin dan Karibia.
“Segala negara harus menghormati jalur pembangunan yang dipilih rakyat negara lain dan mematuhi hukum Global serta Piagam PBB. Negara besar harus memberi Misalnya. Bukan Eksis yang boleh menjadi polisi atau hakim dunia,” tegas Mao Ning.
Meski Venezuela Mempunyai presiden sementara, konstitusi mengharuskan pemilu dalam 30 hari Kalau presiden Bukan dapat menjalankan tugas permanen. Mahkamah Mulia menyebut ketidakhadiran Maduro bersifat “sementara”.
Periode presiden sementara Pandai berlangsung 90 hari, diperpanjang hingga enam bulan dengan persetujuan Majelis Nasional.
Presiden Trump mengatakan Venezuela Bukan akan menggelar pemilu baru dalam 30 hari karena AS harus “memperbaiki” negara itu terlebih dahulu. AS sedang berperang dengan pengedar narkoba, bukan Venezuela, kata Trump.
Trump menambahkan AS dapat mensubsidi perusahaan minyak Demi membangun kembali infrastruktur Kekuatan Venezuela, yang diperkirakan selesai dalam 18 bulan.
“Proses ini membutuhkan banyak Duit, perusahaan minyak akan membiayai dan kemudian diganti melalui pendapatan atau dari kami,” katanya.
