Bruno Lag… Penemu João Félix yang mewujudkan impian Al-Ahly Demi bermain di Aliansi Saudi

Goal.com

Setahun penuh setelah hengkang dari Benfica, Bruno Lage mendapat kesempatan emas Demi memimpin sebuah tim di Aliansi Esensial Inggris, Ialah Wolverhampton, menggantikan Instruktur terkemuka dalam sejarah klub tersebut; rekan senegaranya, Nuno Santo.

Pengalaman di Wolverhampton bukanlah yang pertama bagi Bruno Lage di Inggris, karena ia pernah menjadi asisten Instruktur sesama Anggota negaranya, Carlos Carvalhal, di Sheffield Wednesday antara tahun 2015 dan 2017, kemudian di Swansea City antara tahun 2017 dan 2018.

Tetapi, pengalamannya Berbarengan “Serigala” adalah yang paling menantang, terutama karena ia kini memegang posisi yang penuh tanggung jawab, serta menggantikan Santo yang telah mencatatkan hasil luar Normal Berbarengan tim tersebut, bahkan ia berencana mengubah Susunan tim dari 5 bek menjadi hanya 4 bek.

Bruno Lage membatalkan rencananya pada musim pertama, di mana ia tetap menggunakan Susunan lima bek, sehingga tim tersebut finis di peringkat kesepuluh di Aliansi Premier Inggris, sebelum mulai menerapkan sistem empat bek pada musim berikutnya.

Pada awal Oktober 2022, Wolverhampton berada di peringkat ke-18 klasemen Aliansi Premier, dan hanya mencetak 3 gol, sehingga Bruno Lage secara Formal dipecat dari jabatannya.

Pada Juli 2023, Bruno Lage mengambil alih kepelatihan Botafogo, Tetapi ia segera dipecat pada Oktober tahun yang sama, setelah 8 pertandingan berturut-turut tanpa kemenangan.

Setahun kemudian, pada September 2024, Bruno Lage kembali menjadi Instruktur Benfica dan membawa tim tersebut meraih gelar Piala Super dan Piala Aliansi, Tetapi ia juga dipecat setahun kemudian karena hasil yang Kagak baik.