BPS Jakarta Getol Edukasi Biar Masyarakat tak Ragu Ikut Sensus Ekonomi 2026

Ilustrasi petugas Sensus Ekonomi 2026. Foto: Instagram @bpsriau.


Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta mendorong edukasi Penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026 kepada masyarakat. Edukasi Serempak pemerintah daerah (pemda) dilakukan agar masyarakat tak ragu dengan sensus yang digelar pada 1 Mei-31 Agustus 2026. 

“Langkah persuasi dan edukasi Maju dilakukan seluruh jajaran BPS dan pemda setempat,” kata Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto kepada Liputanindo.id, Minggu, 12 Juli 2026.

Ia mengatakan, sejauh ini masyarakat banyak yang mendukung Penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026. Meski begitu, Kadarmanto mengakui, sebagian masyarakat juga Lagi Terdapat yang ragu atau bahkan menolak ketika didatangi Demi sensus yang dilakukan 10 tahun sekali ini.

“Bukan dipungkiri Lagi Terdapat sekelompok kecil masyarakat yang ragu atau bahkan menolak karena berbagai Ragam Karena,” ungkap dia.


(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Progres pengumpulan data

Hingga Begitu ini, BPS Provinsi DKI Jakarta mencatat pengumpulan data dalam Penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026 mencapai 44,97 persen. Adapun Penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026 digelar sejak 1 Mei Tiba dengan 31 Agustus 2026.

“Progress Tiba dengan hari sudah mencapai 44,97 persen, gabungan daftar keluarga dan usaha,” kata dia.

Kadarmanto mengatakan, kendala Berkualitas internal maupun eksternal dihadapi BPS selama Sensus Ekonomi 2026. Demi kendala Internal, BPS langsung mengganti petugas sensus yang underperformance dengan petugas baru.

Sementara Demi kendala eksternal, ia mengakui, Lagi Terdapat penolakan dari Penduduk, maupun pelaku dan pengelola usaha. Oleh karena itu, BPS Bukan berhenti mengadakan sosialisasi pentingnya sensus ekonomi kepada Penduduk, hingga mengadakan Focus Group Discussion (FGD).

“Kami juga mengedukasi masyarakat melalui media sosial (mendsos) yang dimiliki oleh seluruh kantor BPS dan mem-broadcast informasi kegiatan Sensus Ekonomi 2026 Tiba dengan RT/RW di seluruh DKI Jakarta,” ujarnya.