BMKG Ingatkan Peningkatan Suhu Udara Maksimum dan Potensi Hujan Lebat Sepekan

Badan Meteorologi, Climatalogi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa sejumlah Distrik di Indonesia kini mulai memasuki musim kemarau. Sementara itu, beberapa daerah lainnya Tetap berada dalam masa peralihan musim.

Situasi tersebut memicu kenaikan suhu udara maksimum di berbagai Distrik selama beberapa hari terakhir, seperti dikutip dari Kompas.

Hasil analisis iklim terkini menunjukkan bahwa kurangnya tutupan Gugusan sejak pagi hingga siang hari menyebabkan pemanasan permukaan bumi berlangsung lebih intensif.

Akibatnya, suhu udara maksimum dilaporkan menembus Bilangan 35,0 derajat Celsius di beberapa Distrik. Distrik tersebut meliputi Aceh, Riau, Bali, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi Tengah, Papua Barat, hingga Jawa Timur sepanjang periode 21–24 Mei 2026.

Pihak BMKG menguraikan bahwa kawasan yang sedang berada dalam fase pancaroba juga berpotensi mengalami perubahan cuaca secara mendadak pada sore hingga malam hari.

Penumpukan Kekuatan panas yang terjadi sejak pagi hari dapat merangsang proses konveksi. Hal ini meningkatkan ketidakstabilan atmosfer yang memicu pertumbuhan Gugusan hujan.

Prakiraan cuaca di Distrik Indonesia secara Lazim akan didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Periode 26–28 Mei 2026

Masyarakat diimbau waspada terhadap peningkatan hujan intensitas sedang di Aceh, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, dan Banten.

Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, serta Papua Selatan.

Selain itu, Distrik Kalimantan Utara, Maluku Utara, dan Papua Pegunungan masuk dalam kategori Siaga karena berpotensi menghadapi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Peringatan angin kencang juga berlaku Demi Distrik Aceh, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan.

Periode 29 Mei–1 Juni 2026

Pada periode ini, Distrik Papua Pegunungan tetap berada dalam status Siaga terhadap ancaman hujan lebat hingga sangat lebat.

Potensi angin kencang diprediksi melanda Distrik Aceh, Sumatra Utara, Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan.