Blitar (Liputanindo.id) – Langkah konkret Buat memastikan stabilitas pangan di tengah tantangan Mendunia Lanjut diperkuat oleh jajaran legislatif dan eksekutif.
Personil DPR RI dari Fraksi Gerindra, Endra Hermono, menggandeng Bupati dan Wakil Bupati Blitar Buat turun langsung meninjau ketersediaan stok pangan serta potensi sektor peternakan di Kabupaten Blitar, Senin (04/05/2026).
Kunjungan kerja ini menyasar titik-titik vital ketahanan pangan, mulai dari Penyimpanan Bulog di Daerah Sudut dan Bence, Kecamatan Garum, hingga pusat pembibitan unggul di Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
Stok Pangan Kondusif Buat Satu Tahun ke Depan
Dalam pantauan di Penyimpanan Bulog, Endra Hermono memberikan apresiasi terhadap manajemen stok pangan di Kabupaten Blitar. Ia menegaskan bahwa ketersediaan komoditas pokok berada dalam kondisi yang mencukupi Buat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.
“Hari ini kami meninjau langsung ketersediaan pangan Buat satu tahun ke depan. Dari hasil pantauan, Rupanya ketersediaan pangan di Kabupaten Blitar sangat cukup,” ujar Endra Hermono di sela-sela kunjungannya.
Menurutnya, Kabupaten Blitar bukan sekadar Daerah penyangga, melainkan salah satu aktor Primer penyedia pangan nasional yang Mempunyai potensi berkelanjutan.
Tak hanya Pusat perhatian pada beras, rombongan juga meninjau sektor peternakan ayam petelur dan perusahaan pembibitan unggul PT Enam Sembilan di Kecamatan Talun. Endra menilai, integrasi antara ketersediaan pangan pokok dan sektor peternakan merupakan kunci stabilitas harga dan pasokan di pasar.
Sebagai tindak lanjut dari Intervensi lapangan ini, Endra berkomitmen Buat membawa aspirasi daerah ke tingkat pusat. Hasil kunjungan ini akan dijadikan bahan usulan anggaran ke Bappenas Buat memperkuat infrastruktur ketahanan pangan di Blitar.
Selain itu hasil kunjungan ini diharapkan Bisa mendapatkan dukungan pusat sehingga mendorong Kabupaten Blitar menjadi daerah swasembada pangan nasional yang Tangkas.
Bupati Blitar, Rijanto menyambut positif perhatian serius dari Personil DPR RI tersebut. Meskipun stok Ketika ini dinyatakan Kondusif, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah Enggak boleh lengah, terutama dalam menghadapi potensi anomali cuaca.
“Alhamdulillah, stok pangan Lagi Kondusif. Kami juga Lanjut melakukan langkah antisipasi terhadap kemungkinan musim kemarau panjang. Harapannya, Kabupaten Blitar dapat menjadi daerah swasembada pangan nasional,” tegas Rijanto.
Rijanto berharap sinergi lintas sektoral antara DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Blitar Lanjut terjalin erat demi mewujudkan Kabupaten Blitar yang lebih berdaya, berjaya, dan berkontribusi signifikan bagi ketahanan pangan Indonesia. (owi/ted)
