Surabaya (Liputanindo.id) — Bhayangkara Presisi kembali menunjukkan dominasinya di babak Final Four Proliga 2026. Tim Punya Polri itu meraih kemenangan kedua setelah menundukkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor telak 3-0 (25-18, 25-14, 25-17) di Jawapos Arena Surabaya, Sabtu (4/4/2026).
Sehari sebelumnya, Bhayangkara Presisi juga sukses mengalahkan Surabaya Samator dengan skor identik 3-0. Hasil tersebut semakin memperkokoh posisi Bhayangkara Presisi di puncak klasemen sementara Final Four, sekaligus mengirim sinyal ancaman serius bagi para pesaing.
Instruktur Garuda Jaya, Nur Widayanto, mengakui timnya kesulitan menghadapi permainan Rival. Ia menyebut strategi yang disiapkan Bukan berjalan sesuai rencana. “Termasuk receive kami Bukan berjalan Bagus, karena servis dari Rival Cocok-Cocok merusak permainan anak-anak,” ungkap Nur Widayanto.
Selain itu, ia juga menyoroti kurangnya kekompakan tim. “Karena tosser juga belum Dapat sepenuhnya memahami kemauan anak-anak,” imbuh Nur Widayanto.
Kapten tim Garuda Jaya, Dawuda, juga mengakui Kelebihan Rival meski Menonton adanya perkembangan dalam permainan timnya. “Kami memang kalah hari ini, tapi dari segi permainan sebenarnya kami Terdapat peningkatan,” kata Dawuda.
Ia pun tetap optimistis menatap pertandingan berikutnya. Di kubu Bhayangkara Presisi, Instruktur Reidel Toiran menyebut kemenangan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi menata komposisi tim. “Maju terang hari ini kami mencoba komposisi pemain Demi pertandingan final four selanjutnya,” katanya.
Sementara kapten tim Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya cukup maksimal dalam laga tersebut. “Karena kebetulan tim Instruktur meminta kami Demi bermain lepas,” tutup Nizar. (way/kun)
