Liputanindo.id – Tempat Pemakaman Biasa (TPU) Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, terendam banjir. Ketinggian banjir di komplek pemakaman itu akibat curah hujan yang tinggi sejak pagi hari.
“Perkiraan ketinggian air Sekeliling 40 sentimeter (cm) karena hujan dari pagi ga berhenti-henti, deras juga,” kata salah satu Anggota Pondok Kelapa, Surya (50), dikutip Antara, Kamis (22/1/2026).
Banjir mulai terjadi sejak Sekeliling pukul 10.00 WIB setelah Area tersebut diguyur hujan deras.
Menurut Surya, banjir terjadi akibat saluran air di Sekeliling TPU yang berukuran kecil sehingga Tak Pandai menampung debit air hujan yang cukup besar.
“Air mulai naik dari jam 10.00 WIB . Saluran gotnya kecil, hujannya deras, jadi air Tak tertampung,” ujar Surya.
Kondisi banjir kali ini, kata dia, berbeda dibandingkan biasanya. Air bahkan meluap ke area yang sebelumnya jarang terdampak genangan.
“Biasanya Tamat rumah Anggota Tak seperti ini. Tapi karena sudah Tak nampung Kembali, jadi air meluap,” jelasnya.
Dia memperkirakan kondisi akan lebih parah Apabila hujan deras berlangsung Kembali dalam waktu yang lebih lelet.
“Kalau hujan Tak reda, kemungkinan Dapat lebih tinggi. Ini daerah yang tanahnya rendah yang kebanjiran, kalau yang lebih tinggi Tak,” katanya.
Adapun personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur (Jaktim) melaporkan, banjir yang melanda beberapa Area hari ini mengganggu aktivitas Anggota, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.
“Genangan hingga banjir air yang bertahan hingga siang hari Membangun mobilitas Anggota terbatas,” kata Kepala Satuan Tugas Koordinator Area BPBD Jakarta Timur Ali Kojim.
Seperti di Jalan Taruna Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit banjir mencapai 50 sentimeter sejak pukul 11.00 WIB. Kondisi ini menyebabkan akses jalan lingkungan sulit dilalui dan aktivitas Anggota terganggu, terutama bagi anak-anak dan lanjut usia (lansia).
Selain Pondok Bambu, banjir juga terjadi di Jalan Cempaka VI RW 009 RT 008, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, dengan ketinggian air Sekeliling 15 sentimeter.
Sementara itu, genangan setinggi 10 sentimeter terpantau di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara.
