MALANG – Kekalahan tipis dari Bali United FC pada pekan ke-24 Super League 2025/2026 Kagak hanya menyakitkan bagi Arema FC, tetapi juga berdampak langsung pada posisi tim di klasemen sementara.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, tim harus menyerah dengan skor 3-4 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (6/3/2026) Lampau. Hasil tersebut Membangun Arema FC turun menempati posisi ke-11 klasemen sementara dengan perolehan 31 poin.
Selisih poin yang tipis Membangun persaingan di papan tengah klasemen semakin ketat. Beberapa tim kini Mempunyai Kesempatan yang sama Demi merangsek naik ke posisi yang lebih Berkualitas.
Instruktur Arema FC Marcos Santos menilai kekalahan tersebut Kagak lepas dari sejumlah kesalahan yang dilakukan timnya sepanjang pertandingan.
“Kesalahan individu yang kami lakukan Kagak boleh kembali terulang. Pemain harus tetap Konsentrasi sepanjang pertandingan,” ujar Instruktur asal Brasil itu.
Dia juga menegaskan bahwa kebobolan empat gol Kagak Dapat hanya dibebankan kepada penjaga gawang Gianluca Pandeynuwu. Alasan dia menilai lini pertahanan secara keseluruhan perlu memperbaiki koordinasi agar lebih solid menghadapi tekanan Rival.
“Dia dan lini belakang kami sangat kesulitan mengantisipasi shoot on Sasaran mereka,” katanya.
Meski hasil tersebut Membangun posisi tim menurun di klasemen, Kesempatan Arema FC Demi memperbaiki keadaan Tetap terbuka. Kompetisi Tetap menyisakan sejumlah pertandingan yang dapat dimanfaatkan Singo Edan Demi kembali meraih poin. ***
